Monday, October 7, 2019

Belanja Pelancong Masih Sedikit di Anambas

Meski pelancong asing semakin banyak, warga Kepulauan Anambas di Kepulauan Riau belum mendapat manfaat banyak. Sebab, sampai saat ini, nilai rata-rata belanja para pelancong itu masih kurang dari 200 dollar AS selama pelesir di Anambas.

Salah satu penyedia jasa pariwisata Anambas, Ang Guan, menuturkan bahwa sebagian besar belanja hanya untuk biaya sewa kamar dan membeli makanan.

Para pelancong asing tidak bisa belanja oleh-oleh karena belum banyak pilihan tersedia. Oleh-oleh dari sini hanya aneka jenis kerupuk, ujarnya, Minggu (11/6/2017), di Anambas.

Selain keterbatasan pilihan untuk belanja, Anambas juga belum punya tempat penukaran valuta asing resmi. Penukaran dilayani sejumlah pedagang di Tarempa, ibu kota Anambas.

Kalau rupiah sudah habis, mereka tidak bisa belanja lagi. Padahal, uang asingnya masih ada, kata Ang Guan.

Kondisi itu sungguh ironi karena Anambas mendorong pariwisata sebagai salah satu motor penggerak perekonomian. Apalagi, kapal-kapal wisata asing semakin sering datang ke Anambas.

Dalam tiga pekan terakhir, sudah 38 kapal berlayar ke Anambas. Sebagian besar mengangkut warga dan penduduk Singapura.

Masalah lain adalah adanya sebagian warga yang belum terbiasa menerima tamu dengan baik. Bahkan, sejumlah orang bertindak curang. Ada tamu kami mengeluh karena membayar makan siang Rp 1 juta. Saya terkejut dan malu sekali, kata Ang Guan.

No comments:

Post a Comment