Saturday, February 29, 2020

Tak Perlu Bingung Cari Penginapan di Dekat Borobudur...

- Wisatawan tidak perlu bingung jika ingin berlama-lama tinggal di dekat Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Saat ini sudah tersedia banyak rumah tinggal atau homestay yang dibangun oleh masyarakat di sekitar cagar budaya dunia itu.

Salah satunya adalah kampung homestay di Dusun Ngaran II, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang yang berjarak tidak lebih dari 1 kilometer dari Komplek Taman Wisata Candi Borobudur (TWC) ke arah selatan.

Akses ke kampung ini bisa dijangkau dengan naik delman/dokar, sepeda kayuh, sepeda motor, mobil, atau cukup berjalan kaki sembari menikmati alam Desa Borobudur. Hampir semua rumah warga menyediakan homestay dengan fasilitas beragam.

Kampung ini menjawab keinginan wisatawan yang ingin menikmati banyak hal di sekitar candi Borobudur. Muslih, Ketua Paguyuban Kampung Homestay Ngaran II, menyebut ada 25 homestay di kampung ini dengan total kamar 75 unit. Semua dibangun atas kesadaran pentingnya melayani wisatawan Candi Borobudur agar mereka lebih lama tinggal.

"Awalnya kami hanya menyediakan ojek saja, sementara wisatawan sering kesulitan kalau menginap. Kami menangkap peluang itu, kami berinisiatif menyediakan kamar untuk disewakan," kata Muslih saat ditemui di sela peresmian kampung Homestay Ngaran II, Borobudur, Sabtu (23/9/2017).

Lambat laun, homestay di kampung tersebut banyak peminat. Warga pun terus melakukan pengembangan dengan berbagai fasilitas tambahan. Menurutnya, wisatawan saat ini tidak hanya ingin sekadar menginap tetapi juga mendapat edukasi, mengenal budaya setempat dan berbaur dengan masyarakat.

"Kami hadir menjawab kebutuhan wisatawan. Mereka bisa ikut berinteraksi dengan induk semang (pemilik homestay), boleh ikut memasak, bahkan mandi di sungai, beraktivitas di sawah, membuah gerabah, naik delman, dan sebagainya," tutur Muslih.

Meski Dibilang Aman, Terjadi Pembatalan 60.000 Kamar Hotel di Bali


Kondisi Gunung Agung di Bali yang dalam keadaan awas terus dipantau oleh pemerintah daerah dan pusat. Sayangnya kurang penelusuran informasi dan marak beredar kabar hoaks mempengaruhi kondisi pariwisata di Bali.

Data dari Kementerian Pariwisata menyebutkan diperkirakan ada 60.000 kamar hotel di Bali yang dibatalkan terkait dengan isu erupsi Gunung Agung.

"Saya selalu mengatakan bahwa sampai saat ini Bali aman dan kami sudah berkali-kali rapat dengan mereka yang mengetahui sifat gunung dan lava, Pusat Vulkanologi," kata DeputiPengembangan Pemasaran PariwisataMancanegaraKemenpar, I GdePitana saat ditemui di acara Diskusi bersama Forum Wartawan Pariwisata, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (16/10/2017).

Lewat rapat tersebut, Pusat Vulkanologi menjelaskan jika daerah yang terkena imbas apabila Gunung Agung meletus adalah daerah dalam radius 9-12 kilometer. Pitana menyebutkan hanya daerah wisata selam, Tulamben yang menjadi satu satunya atraksi wisata terkena imbas langsung Gunung Agung apabila meletus.


"Menurut Pusat Vulkanologi sekarang sampai Desember arah angin ke daerah Timur Laut. Artinya kalau terjadi letusan akan ke laut menuju Pulau Madura. Sedangkan Bandara Ngurah Rai yang di selatan dengan jarak 85 kilometer dari Gunung Agung menurut mereka Aman. Namun demikian kita tak ingin mengambil risiko dan melakukan berbagai upaya mitigasi," jelas Pitana.

Pemerintah telah melakukan berbagai kegiatan mitigasi bencana, termasuk membentuk Task Force Bali Tourism Hospitality untuk mengumpulkan informasi mengenai Gunung Agung lewat satu pintu. Informasi dikumpulkan langsung dari posko di Gunung Agung dan diperbarui sehari dua kali.

Pitana mengatakan sampai saat ini sulit untuk mendeskripsikan kerugian akibat isu erupsi Gunung Agung. Data yang ada adalah pembatalan kamar di hotel, sedangkan jumlah orang dan lama waktu inap di Bali sulit dideteksi, sehingga kerugian dalam jumlah pemasukan materil pariwisata tak memiliki nilai pasti.

Aneka Kuliner Bumi Andalas Hadir di Festival Kuliner Serpong 2019

- Festival Kuliner Serpong (FKS) kembali digelar mulai tanggal 8 Agustus hingga 8 September 2019 di Summarecon Mall Serpong (SMS). Memasuki tahun ke Sembilan, FKS 2019 mengangkat keindahan Pulau Sumatera dalam tajuk Pesona Bumi Andalas.

"Berlokasi di area Parkir Selatan SMS yang akan didekorasi penuh dengan sentuhan kebudayaan Pulau Sumatera mulai dari kedai pedagang, panggung, hingga replika jam gadang dari Kota Padang yang akan menjadi ikon pada FKS 2019 kali ini," kata Willy Effendy selaku Center Director Summarecon Mal Serpong dalam siaran pers yang diterima KompasTravel.

Dalam momen FKS 2019, Summarecon Mall Serpong akan memperkenalkan keragaman budaya Bumi Andalas melalui kuliner yang disuguhkan dengan ragam cita rasa yang khas mulai dari kota Aceh, Padang, Medan hingga Palembang.

Kamu dapat menikmati kuliner otentik dari seluruh penjuru Bumi Andalas seperti Pempek Beringin asli Palembang, Keripik Balado Christine Hakim, Nasi Kapau Bukit Tinggi, Mie Belitung ATEP, Sate Padang Pariaman, dan Soto Medan.

Selain itu, kamu juga bisa menemukan kuliner Bihun Kari Medan, BPK Sinabung, Ayam Tangkap Atjeh, Bakmi Bangka Asoka 57, Es Durian Iko Gantinyo, Aneka Keripik Pisang Yen - Yen Lampung, serta masih banyak lagi.

Dengan didukung hampir 100 tenant kuliner khas nusantara, kamu dapat berwisata kuliner dengan cukup menukarkan uang menjadi kartu makan berisi saldo yang dapat digunakan di setiap tenant untuk menikmati ragam sajian di FKS 2019.

Saat berkunjung ke FKS 2019, kamu juga akan dihibur oleh penampilan khas Sumatera dari alunan musik khas Melayu oleh Harmoni Deli, merdunya musik khas Minang oleh Alkawi Musik, sajian musik tradisional oleh Senandung Orquesta, dan lantunan musik khas batak oleh Trio Batak RNB.

Performa musik dan tarian tradisional dari Pulau Sumatera juga akan meramaikan suasana FKS kali ini di setiap akhir pekan.

Menjadi suatu kebanggaan bagi Summarecon Mall Serpong, karena FKS tahun ini sudah memasuki tahun ke sembilan. Tentunya FKS tetap konsisten untuk selalu mengangkat kekayaan dan budaya Nusantara," tambah Effendy.

Effendy mengatakan FKS tidak hanya hadir untuk memuaskan kerinduan akan makanan tradisional Indonesia, melainkan juga menambah wawasan dan kepedulian untuk turut melestarikan kebudayaan Nusantara.

"Tidak hanya melalui kekayaan kuliner namun juga dengan memperkenalkan ragam budaya seni tradisional daerah," lanjutnya.

Friday, February 28, 2020

Dua Panda Raksasa Asal China Tiba di Indonesia

- Setelah terbang lebih dari 4.400 kilometer, sepasang panda raksasa bernama Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina), akhirnya tiba di Indonesia, Kamis (28/9/2017) pagi.

Dari pengamatan Kompas.com yang ikut dalam penerbangan berkode GA887 ini, pesawat tinggal landas dari Bandara Internasional Shuangliu, Chengdu, China sekitar pukul 04.20 waktu setempat (03.20 WIB), dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sekitar pukul 08.50 WIB.

Sebelum terbang, Cai Tao dan Hu Chun berangkat dari Wolong Panda Base menempuh perjalanan darat sepanjang sekitar 100 km ke Chengdu, Rabu (27/7/2017) malam.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan kedua panda, dua orang dokter hewan dan dua keeper (pengasuh) dari Taman Safari Indonesia dan China Conservation and Research Centre for Giant Panda (CCRCGP) ikut dalam penerbangan ini.

Penerbangan Chengdu-Jakarta merupakan perubahan rute (re-route) penerbangan reguler supaya hewan warisan dunia itu bisa lebih cepat tiba di tujuan.

Penerbangan Garuda dari Chengdu ke Jakarta biasanya transit di Denpasar, dengan total waktu tempuh mencapai 8 hingga 9 jam. Namun dengan re-route ini penerbangan dipangkas menjadi hanya sekitar 5 jam saja.

"Karena kami mendapatkan kehormatan mengangkut giant panda ini ke Indonesia, maka sebagai flight carrier kami bertanggung jawab penuh atas keselamatan panda selama transportasi di udara," kata Direktur Kargo Garuda Indonesia Sigit Muhartono di Wolong, Rabu (27/9/2017).

Pernah Makan Cokelat Rasa Cerutu Kuba?

Restoran fine dining Curate yang berlokasi di kawasan Resorts World Sentosa (RWS), Singapura, mempunyai makanan penutup spesial berbahan dasar cokelat. Dark Chocolate Cigar, namanya.

Dark Chocolate Cigar disajikan di atas asbak sungguhan. Namun, ketika Kompas.com berkesempatan mencicipi menu ini, Dark Chocolate Cigar disajikan di atas wadah kecil berwarna putih mirip asbak.

Bisa dilihat, ada dua batang cokelat yang mirip cerutu Kuba. Lalu, ada sesuatu serupa abu rokok dengan asap yang masih mengepul.

Cara makan menu ini adalah dengan mencocol ujung batang cokelat ke abu rokok yang rupanya dibuat dari toasted wild rice dan icing sugar tersebut.

Rasa pahit cokelat akan semakin bercampur dengan "abu rokok" tersebut.

Anda akan merasa seperti ada rasa hangus dalam mulut Anda. Rasanya mengejutkan, benar-benar seperti sedang makan abu rokok!

Namun, jika tidak tahan dengan rasa pahit atau aroma yang menyerupai asap rokok tersebut, Anda bisa menetralkannya dengan sajian pendamping bercampur wine yang disajikan bersama Dark Chocolate Cigar ini. Rasanya asam dan segar.

Makanan pencuci mulut ini tersaji dalam pilihan 5-course dinner menu atau 8-course dinner menu di Curate.

Selain itu, ada pula makanan penutup lain yang termasuk Petit Fours, yakni Snickers 2017 with Peanuts, Ducley, and Gianduja Chocolate serta Coconut Espuma with Passion Fruit Sherbet and Sago Puff.

Awal April 2018 Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka

Setelah ditutup awal tahun 2018, mulai 4 April 2018 pendakian Gunung Semeru kembali dibuka. Pembukaan tersebut tertuang dalam surat pengumuman Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), nomor PG.153/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/3/2018.

Pembukaan kembali jalur pendakian tersebut setelah dilakukan pemulihan ekosistem di sepanjang jalur pendakian. Hal tersebut juga bertujuan menjaga dan memelihara keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat mengatakan cuaca dan iklim di sekitar TNBTS sudah cukup kondusif untuk aktivitas pendakian.

"Juga untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat Ranu Pane kembali. Setelah tiga bulan ditutup, Ranu Pane jadi 'kota mati'," tuturnya saat dihubungi KompasTravel, Jumat (30/3/2018).

Selain itu, menurut Sarif, pembukaan ini juga mempertimbangkan animo komunitas pendaki yang sudah cukup tinggi. Meski begitu tahun ini tetap memberlakukan sitem kuota dan booking online yang sudah diterapkan sejak 2017.

"Untuk kuota (pendakian) masih 600 (orang) per hari dan pendaftaran via booking online," katanya.

Dalam surat resmi pembukaan jalur pendakian, calon pendaki diimbau untuk tidak mendaki hingga puncak Mahameru, pendakian dibatasi hanya boleh sampai Kalimati.

Untuk booking online, tahun ini berlaku bagi wisatawan nusantara, maupun wisatawan mancanegara. Sebelumnya, wisatawan mancanegara yang belum melakukan booking online masih mendapatkan dispensasi untuk pendaftaran lagsung di hari yang sama.

Teknis pendaftarannya dalam satu kelompok minimal diisi oleh tiga orang pendaki dan maksimal 10 pendaki. Calon pendaki cukup mengunjungi website resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk melakukan registrasi Simaksi secara online.

Sarif Hidayat juga mengingatkan untuk surat keterangan sehat yang berlaku ialah surat yang dibuat satu hari sebelum aktivtas pendakian.

Pendakian Gunung Semeru bisa dilakukan melalui jalur Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Gunung Semeru berstatus gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Berbahaya dan Jangan Ditiru! Pendaki yang "Nyeker" di Gunung Gede Pangrango

- Saya tersentak ketika melihat dua orang pendaki di jalur pendakian Gunung Gede Pangrango via Cibodas, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Saat itu, saya tengah mendaki Gunung Pangrango bersama kedua rekan saya.

Di depan saya, ada sepasang pendaki yang terengah-engah saat berada di jalur pendakian. Mereka tampak duduk di bebatuan. Namun, tak lama mereka kembali melanjutkan pendakian pada pagi hari itu.

Hal yang mengejutkan adalah seorang pendaki laki-laki tak menggunakan alas kaki alias "nyeker". Sementara, sang perempuan menggunakan sandal. Saya bingung.

"Kok tak pakai sandal, Mas?" tanya saya kepada pendaki itu.

"Sepatu saya dipakai teman saya. Kakinya sakit," jawab pendaki tersebut sambil melangkahkan kaki.

"Loh, gak sakit Mas kakinya?" tanya saya. "Enggak, mas," ujarnya sambil meneruskan pendakian tanpa menoleh.

Saya kembali meneruskan pendakian tanpa berbicara dengannya. Puncak Gunung Pangrango, dengan ketinggian 3.019 meter di atas permukaan laut (mdpl) telah menunggu. Namun selama perjalanan, bayang-bayang perjalanan pendaki tanpa alas kaki tersebut terus mengusik pikiran saya.

"Apa kakinya benar tak sakit? Saya yang menggunakan sepatu saja masih merasa sakit," batin saya.

Thursday, February 27, 2020

Mau ke Gunung Ijen seperti Sri Mulyani dan Luhut dengan Biaya Murah?

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, serta Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama rombongan, Jumat (2/3/2018) mendaki Gunung Ijen.

Tidak hanya mendaki, tetapi Sri Mulyani dan Luhut pun terpesona dengan pemandangan di Gunung Ijen. Mulai dari keindahan danau hingga Kawah Ijen. Begitu pula dengan Luhut. Menurut Luhut, Indonesia harus bangga memiliki gunung dengan kawah yang bewarna toska.

Anda penasaran ingin melihat secara langsung pesona Gunung Ijen seperti halnya kedua menteri tersebut? Tentu saja Anda bisa langsung datang ke Gunung Ijen. Berikut ini caranya agar Anda bisa sampai di Gunung Ijen.

Nah, Gunung Ijen sendiri terletak di Jawa Timur tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Bondowoso dengan Kabupaten Banyuwangi. Untuk bisa sampai di sana, wisatawan pun bisa memilih kedua jalur melalui dua kabupaten tersebut.

Sebelumnya beberapa waktu lalu, Bupati Bondowoso Amin Said Husni mengatakan bahwa akses ke Kawah Ijen dengan cara tradisional melalui Kabupaten Bondowoso. Sementara akses dari Kabupaten Banyuwangi baru ada sekitar tahun 2000-an.

Tak perlu khawatir dengan biaya perjalanan, Anda bisa ke Kawah Ijen dengan biaya ala backpacker. Bila Anda memilih perjalanan melalui Kabupaten Bondowoso, keuntungannya menurut Amin, wisatawan bisa melewati beberapa destinasi wisata, seperti Kawah Wurung, Padang Savana, agrowisata kopi, pemandian air panas Blawan, air terjun, dan Bukit Megasari.

Nah, bila perjalanan dimulai dari Surabaya, Anda bisa menggunakan kereta api dari Stasiun Surabaya Gubeng menuju Stasiun Jember. Menggunakan kereta api dengan kelas ekonomi AC dengan KA Sri Tanjung yang berangkat pada siang hari pukul 14.00 WIB biayanya sekitar Rp 94.000. Apabila Anda berencana berangkat di pagi hari bisa menggunakan kereta ekonomi AC dengan KA Probowangi berangkat pada pukul 04.25 WIB dengan biaya Rp 56.000.

Dari Stasiun Jember, Anda bisa menuju Terminal Arjasa Jember dan melanjutkan ke Terminal Bondowoso. Untuk menggunakan angkutan umum dengan dua rute ini Anda bisa persiapkan uang sekitar Rp 10.000 hingga Rp 25.000.

Sesampainya di Terminal Bondowoso, Anda kembali menggunakan angkutan umum menuju Sempol. Tarifnya memang sedikit lebih tinggi, karena melihat jarak yang jauh sekitar 60 kilometer dan waktu tempuh cukup lama sekitar dua jam. Maka Anda bisa persiapkan biayanya sekitar Rp 15.000 hingga Rp 30.000.

Sesampainya di Sempol, Anda akan menemukan ojek wisata yang mengantarkan wisawatan sampai di pos Paltuding di Gunung Ijen. Biaya sendiri berkisar mulai Rp 50.000, namun wisatawan bisa melakukan tawar menawar dengan pengemudi.

Sementara, jika Anda ingin melalui jalur Banyuwangi, maka bisa menggunakan kedua kereta yang sama hingga tujuan Stasiun Karang Asem. Setelah itu bisa berjalan kaki sekitar satu kilometer ke Terminal Sasak Perot.

Dari sana Anda bisa menggunakan angkutan desa hingga Kecamatan Licin, bisa persiapkan biaya sekitar dari Rp 10.000 hingga Rp 20.000. Jarak dari Terminal Sasak Perot hingga Kecamatan Licin sekitar 15 kilometer dengan waktu tempuh 40 menit.

Dari sana, Anda bisa melanjutkan perjalanan hingga pos Paltuding menggunakan truk pengangkut belerang. Biayanya sendiri, Anda bisa persiapkan uang sekitar Rp 5.000 hingga Rp 10.000.

Menikmati Karya Yayoi Kusama di National Gallery Singapore

Mengunjungi museum dan menikmati pameran seni adalah salah satu cara terbaik lari dari rutinitas. Suasana di dalam museum yang jauh dari gaduh membuat banyak orang merasa rileks. Apalagi jika kebetulan di museum itu ada pameran seni.

Nah, beberapa waktu lalu KompasTravel berkesempatan mengunjungi National Gallery Singapore.

Galeri ini berlokasi di Saint Andrews Road No.1. Lantaran berada di tengah-tengah kota, National Gallery Singapore relatif mudah dijangkau.

Para turis bisa menggunakan taksi dari tempat menginap menuju galeri ini. Argonya tentu saja sesuai dengan jarak tempuh dan kondisi jalan.

Sebagai gambaran dari tempat KompasTravel menginap, yaitu di Hilton Garden Inn yang berlokasi di Little India, ongkos taksi sekitar 5,5 8,5 dollar Singapura atau sekitar Rp 53.625 Rp 82.875 (kurs 9.750), dengan jarak 3,48 kilometer.

Jika kebetulan akomodasi tempat menginap berada di kawasan Chinatown, argo taksinya mungkin hanya sekitar 3,5 5,5 dollar Singapura saja atau sekitar Rp 34.125 Rp 53.625.

Tetapi karena cukup dekat, sekitar 1,5 kilometer saja, ada baiknya berjalan kaki agar lebih sehat.

Tapi, bilamana akomodasi tempat menginap berada agak ke pinggiran, ada Mass Rapid Transit (MRT) yang menghubungkan banyak tempat di Singapura, bahkan hingga ke ujung-ujung. Ingat ya, turunnya di Stasiun City Hall.

Pengunjung atau wisatawan lokal tidak dipungut biaya masuk National Gallery Singapore, baik untuk umum maupun konsesi. Yang termasuk konsesi ini diantaranya yaitu anak-anak usia 7-12 tahun dan lansia 60 tahun dan ke atas.

Adapun wisatawan asing dikenakan biaya masuk 20 dollar Singapura atau sekitar Rp 195.000 (umum), dan 15 dollar Singapura atau sekitar Rp146.250 (konsesi). Tetapi jika ada pameran seni yang spesial, ada tarif khusus.

Untuk masuk dan menikmati pameran spesial, harga tiket terusan (all access pass) yang dikenakan bagi wisatawan lokal sebesar 15 dollar Singapura (umum), dan 10 dollar Singapura (konsesi).

Sedangkan bagi wisman, harga tiket terusannya sebesar 30 dollar Singapura (umum) atau sekitar Rp 292.500, dan 25 dollar Singapura (konsesi) atau sekitar Rp 243.750.

Menemani rombongan KompasTravel, Manager PR & Communication Kelly Quek menjelaskan bangunan ini dulunya merupakan dua gedung terpisah. Satu adalah gedung Balai Kota. Dan satunya lagi adalah gedung Mahkamah Agung.

"Kedua gedung ini disatukan dengan foyer atau ruang transisi seperti yang kita lihat ini," kata Kelly saat rombongan beranjak dari foyer menuju sisi gedung bekas Balai Kota.

Gubernur NTT: Pariwisata NTT Jangan Dijual Murah

- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat menyebut pariwisata NTT tak boleh dijual murah kepada wisatawan. Ia menilai kualitas wisatawan yang berkunjung lebih diutamakan dibandingkan kuantitas wisatawan ke NTT.

Dengan adanya kualitas wisatawan yang berkunjung, masyarakat nantinya akan lebih peduli untuk menjaga lingkungan dan budaya setempat.

"NTT itu indah dan kecil. Karena itu kami tak tertarik dengan jumlah yang datang. Tetapi yang datang itu harus mengeluarkan biaya yang besar. (NTT itu) Indah, eksotik, dan langka. Itu yang harus dipahami dulu," kata Viktor dalam acara Collaborative Destination Development: Explore the Amazing Destination at East Nusa Tenggara di Kupang, Selasa (11/12).

Menurutnya, bila daya tarik pariwisata NTT dianggap eksotik dan langka, maka jangan menjual murah pariwisata NTT. Viktor mencontohkan, pesona wisata di Pulau Komodo.

"Seperti di Komodo, ke depan bayar masuk ke Komodo 500 dollar Amerika Serikat," ujarnya.

Ia mencontohkan industri pariwisata di Bhutan. Menurutnya, pemerintah Bhutan menarik biaya sebesar 250 dollar Amerika Serikat per hari untuk wisatawan.

"Dan itu harus 10 hari. Berarti 2.500 dollar setiap masuk. Sudah begitu, tak semua orang bisa masuk ke Bhutan," jelasnya.

Viktor mencontohkan tiket untuk masuk ke Taman Nasional Komodo yang murah. Padahal, hewan tersebut merupakan satu-satunya di dunia yang kini tergolong langka.

"Biarlah komodo punya harga yang luar biasa. Sudah purba, satu-satunya, murah lagi. Jadi, Pak Dadang tolong sampaikan ke Pak Menteri (Pariwisata), Gubernur NTT berkehendak seperti itu. Jangan dilawan," ujar Viktor.

Ia mengatakan, kenaikan tarif masuk Pulau Komodo disebut akan akan menggenjot ekonomi daerah. Manfaat ekonomi, lanjutnya, akan membuat masyarakat setempat lebih menjaga lingkungan dan keberlanjutan industri wisata.

Festival India di Semarang Hadirkan Makanan hingga Pameran Lukisan

- Ragam masakan India yang kaya akan rempah kini bisa Anda nikmati di Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya di Hotel Ciputra Semarang, yang sedang menyelenggarakan Festival India mulai 18 April hingga 8 Mei 2017.

Puluhan masakan khas India bisa dinikmati pengunjung di The Gallery Restaurant pada malam hari. Mulai dari hidangan Condiments, seperti Onion Laccha dan Mixed Pickle, lalu ada menu barbecue vegetarian seperti Panner Tikka, dan non vegetarian seperti Tandoori Chicken, main course seperti Lamb Briyani, dan aneka roti India juga dessert-nya seperti Gulab Jamun.

Hingga tanggal 8 Mei 2017, kami mengadakan Promosi Makanan India untuk Anda nikmati bersama dengan keluarga maupun kerabat. Mulai dari masakan Papadum, Shahi Tikki, Paneer Navazi, Lamb Rogan Josh, Chicken Biryani, Gaiar ka Hatua, dan masih banyak yang lainnya yang harus dicicipi," kata Zusro Fuadi selaku Food & Beverages Manager.

Menurut Ocky, Executive Marketing Communication Hotel Ciputra Semarang, aneka hidangan khas India ini diracik langsung oleh juru masak asal India yang berkolaborasi dengan chef hotelnya.

Selama pelaksanaan festival, menu yang dihidangkan akan berganti setiap harinya, dan dapat diketahui melalui media sosial Hotel Ciputra Semarang.

Pengunjung dapat merasakan langsung perbedaan rempah asli dari India yang disuguhkan dalam acara tersebut. Karena di belakang aneka hidangan ini diracik langsung oleh ahlinya, dan 95 persen bumbunya diimpor langsung dari India untuk menjaga kekhasan rasanya, ujar Ocky kepada KompasTravel.

Salah satu yang digemari wisatawan sejak hari pertama pelaksanaan festival ialah hidangan Lamb Briyani. Hidangan yang mirip dengan nasi kebuli khas Betawi dan nasi goreng ini selalu habis diserbu pengunjung.

Favoritnya sejak awal Nasi Briyani, mirip nasi goreng kambing tapi sangat berbeda rasanya, rempahnya lebih tajam, karena kita pakai rempah asli dari sana (India) sampai beras basmati," ujar Eko, Chef Assistant Hotel Ciputra Semarang.

Dalam rangkaian acara festival ini, tak hanya menyajikan kuliner khas India, sebanyak 20 lukisan karya seniman India, Tamanna Sagar, turut dipamerkan di sepanjang lobby Hotel Ciputra Semarang.

Dalam pameran tunggal tersebut, pelukis asal India ini lebih memilih memamerkan hasil karyanya berupa objek bangunan, pohon, dan binatang.

Karya seni ini dipamerkan sekaligus untuk menyambut datangnya Hari Kartini yang selalu diperingati pada tanggal 21 April. Pameran ini sendiri akan berlangsung hingga 8 Mei 2017.

4 Rekomendasi Tempat untuk Cicipi Selat Solo di Kota Solo

Kota Solo merupakan kota kuliner. Setiap gang di kota ini hampir selalu ada penjual makanan yang menjajakan dagangannya.

Aneka rupa makanan di kota Solo bisa kita temui, tetap salah satu dari sekian banyak kuliner yang ada di Solo, Selat Solo merupakan yang paling terkenal. Lantas kemana kita bisa menemukan Selat Solo kalau sedang berkunjung ke Solo?

Berikut KompasTravel mencoba merangkum tempat-tempat yang menjual menu Selat Solo:

Warung ini lokasinya memang berada di gang yang jauh dari jalan raya. Namun, jangan salah, Warung Selat Mbak Lies sangat terkenal di kota Solo. Pengunjung selalu saja ramai setiap waktu.

Berbagai jenis menu selat dijajakkan, dari selat lidah, selat bestik juga selat galantin ada di sini. Menu lain seperti timlo pun ada. Harga selat di Warung Selat Mbak Lies berkisar dari Rp 14.000-Rp 21.000

Menariknya, lokasi warung selat ini dipenuhi dengan berbagai ornamen keramik di tembok-temboknya. Sehingga pengunjung akan mendapati suasana warung yang artistik.

Warung Selat Mbak Lies, buka setiap hari dari jam 08.00 WIB sampai setelah magrib. Warung Mbak Lies beralamat di Jalan Veteran, Gg. 2 No.42, Serengan, Kota Surakarta.

Berada di pinggiran jalan raya, warung ini selalu terlihat tak pernah sepi pengunjung. Warung Selat Tenda Biru tak hanya menu selat yang jadi andalan, tetapi juga terdapat menu sop dan gudeg.

Wednesday, February 26, 2020

Mencicipi Swike Purwodadi, Sup Kodok dengan Tauco

- Di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah khususnya di Kecamatan Purwodadi, kodok menjelma menjadi makanan khas yang digandrungi oleh masyarakat di sana. Mereka menyebutnya Swike.

Hidangan ini dipercaya berasal dari pengaruh masakan Tionghoa yang masuk ke Indonesia. Tekstur daging kodok dianggap serupa daging ayam. Bagi telinga warga pada umumnya, Purwodadi sudah sejak lama mengantongi jargon sebagai " Kota Swike".

Kodok hijau yang habitatnya di persawahan itu, diracik dengan bumbu tradisional menjadi makanan yang kesohor di kalangan para pecandunya. Masakan berkuah layaknya sup yang konon merupakan perpaduan ramuan dari Tionghoa dan lokal ini sangat mengakar kuat di Kabupaten Grobogan terutama di Kota Purwodadi.

Luar biasa mudahnya menemukan warung makan swike di Purwodadi. Di sejumlah titik pusat kota hingga perdesaan, ada banyak warga yang menjajakan masakan yang mengandalkan bahan dasar tauco itu.

Seperti halnya rumah makan "Swike Asli Purwodadi" atau lebih getol dengan sebutan swike 'Cik Ping' yang tak lain adalah nama pemilik rumah makan ini. Tempat makan yang setiap harinya ramai dikunjungi para penikmat kodok itu berlokasi di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Purwodadi, Grobogan.

Rumah makan lintas generasi ini diklaim sudah ada sejak tahun 1901. Untuk menunjukkan eksistensinya, pengelola pun menuliskan tahun perdana mereka berdiri pada baliho yang terpampang di depan rumah makan sederhana tersebut.

Bukan perkara mudah, rumah makan 'Cik Ping' telah bertahan lebih dari seabad. Selain warga Grobogan, tercatat pula warga luar kota acap kali menyempatkan diri mampir di rumah makan ini.

Sampai-sampai, sederet artis kenamaan seperti Robby Sugara, Inul Daratista, Didi Kempot dan petinju Cris John pernah turut menyambanginya. Terpajang foto-foto orang terkenal di tembok rumah makan bernuasa asri itu.

Shanty Tjandra Wati (54) atau akrab disapa Cik Ping, menuturkan, awal mulanya, sebelum tahun 1900, generasi pertama sesepuhnya itu berdagang swike dengan berkeliling berjalan kaki mengangkat pikulan di wilayah Purwodadi. Hingga akhirnya nasib baik menghantarkan leluhurnya bernama Kong Giring itu untuk berjualan swike dengan mangkal di rumah yang saat ini menjadi rumah makan 'Cik Ping'.

"Untuk mengenangnya, pikulan itu masih dipergunakan di warung. Kami adalah generasi kelima. Kami buka cabang di Jalan Imam Bonjol, Semarang sejak 1997 dan di Jalan Diponegoro, Yogyakarta sejak 40 tahun lalu," terang Cik Ping kepada Kompas.com, Minggu (23/4/2017) sore.

4 Tips Berkunjung ke Bali-nya Yogyakarta di Pantai Ngobaran

Keberadaan pura dan arca di kawasan Pantai Ngobaran menjadikan pantai ini kerap disebut sebagai sepotong Bali di Gunungkidul. Hal itu karena pura dan arca membuat suasana di Pantai Ngobaran sekilas mirip dengan Pulau Dewata.

Tentu keunikan itu menjadikan Pantai Ngobaran cukup banyak dikunjungi wisatawan. Mereka datang karena penasaran dengan keunikan yang ada di pantai ini.

Jika ingin berkunjung ke Pantai Ngobaran Gunungkidul, simak 4 tips berikut:

Pagi dan sore hari menjadi dua waktu yang pas untuk berkunjung ke Pantai Ngobaran. Salah satu sebabnya adalah waktu siang hari, panasnya matahari akan sangat terasa di sini. Sementara saat pagi dan sore, panasnya matahari tidak begitu menyengat.

Selain itu, warna cahaya matahari di pagi atau sore hari yang agak kekuningan juga semakin memunculkan keindahan Pantai Ngobaran. Bangunan pura, arca, perbukitan, dan laut akan semakin indah saat bermandikan cahaya matahari pagi atau sore.

Warna matahari di pagi dan sore hari memang membuat panorama menjadi semakin indah. Namun tak hanya matahari, warna biru langit juga bisa membuat panorama semakin indah. Tentu langit biru hanya bisa dikunjungi ketika cerah.

Memang warna biru langit yang cerah mampu semakin memunculkan warna lain. Khusus di pantai, hijaunya perbukitan akan semakin memesona dengan latar belakang warna biru. Warna laut pun akan semakin indah karena memantulkan warna biru langit yang cerah.

Dampak Erupsi Gunung Agung, 30 Penerbangan Citilink ke Bali Dibatalkan

Maskapai Citilink membatalkan penerbangan dari dan menuju Denpasar, Balikarena penutupan Bandara Ngurah Rai yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Agung.

Menyusul dengan dikeluarkannya NOTAM (Notice to Airmen) nomor A4242/17 mengenai penutupan Bandara Ngurah Rai, demi keselamatan dan keamanan penerbangan maka Citilink Indonesia membatalkan penerbangan dari dan ke Bali," kata Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar dalam siaran pers yang diterima KompasTravel, Senin (27/11/2017).

Ia menjelaskan, karena adanya dampak erupsi Gunung Agung Bali, ada sekitar 30 penerbangan dari dan menuju Denpasar Bali yang dibatalkan. Beberapa di antaranya penerbangan dari Jakarta (Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma), Bandung, Surabaya, Balikpapan dan Dili.

Sebelumnya, Kepala Humas PT Angkasa Pura I Ngurah Rai, Bali, Arie Ahsanurrohim menyampaikan bahwa Bandara Ngurah Rai ditutup sejak Senin (27/11/2017) pukul 07.00 Wita dan diperkirakan akan ditutup hingga Selasa (28/11/2017) atau selama 24 jam.

Bandara close jam 07.00 Wita hari ini sampai pukul 07.00 Wita besok, kata Arie, Senin pagi.

Keputusan ini dituangkan dalam Notam A4242/17 NOTAMN AD CLSD DUE TO AGUNG VOLCANIC ASH, CREATED: 26 Nov 2017 23:15:00.

Menurut Arie, partikel abu sangat tipis pada pengamatandi Bandara Ngurah Raipukul 05.30 Wita. Namun, ruang udara tertutup abu vulkanik sehingga otoritas penerbangan mengambil keputusan bandara ditutup selama 18 jam.

"Secara visual di bandara abunya tipis, tapi di ruang udara abu vulkanik sangat tebal," kata Arie.

Sementara itu, Bandara Lombok Praya yang sejak Minggu (26/11/2017) ditutup, pada Senin pagi sudah beroperasi kembali.

Benny mengatakan, adanya pembatalan tersebut memberikan dampak pada penerbangan lainnya karena ada rotasi pesawat.

Untuk penumpang yang penerbangannya dibatalkan, bisa melakukan opsi refund (pengembalian) dan reschedule (penjadwalan ulang) dengan menghubungi call center Citilink Indonesia di nomor telepon 08041080808.

Nasi Kaput, Nasi Khas dari Lombok Timur, Apa Isinya?

- Setiap daerah pasti memiliki makanan khas tersendiri, begitu juga Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Makanan khas dari Lombok Timur ini bernama nasi kaput.

Ketika disajikan, nasi ini memiliki penampilan yang cukup menyita perhatian yakni berdiri menjulang berbentuk kerucut.

Bagi anda yang ingin mencicipi rasa dari nasi kaput, ternyata tidak harus pergi jauh ke lombok Timur.

Di kota Yogyakarta, Anda bisa menemukan nasi dengan bentuk kerucut ini di Jalan DI Panjaitan, Mantrijeron.

Penjual nasi kaput di Yogyakarta, Susanti Indah Hidayati, mengatakan, nasi kaput yang ia jual dimasak langsung oleh suaminya, Riyan Saadillah Sukamdi, yang berasal dari Desa Sakra, Lombok Timur.

"Jadi soal rasa jangan khawatir. Karena ini dimasak langsung suami saya, asli keturunan Lombok Timur," ujarnya, saat ditemui tengah jualan nasi kaput, Sabtu (30/6/2018).

Santi, sapaan akrabnya, menjelaskan, nasi kaput yang ia jual memiliki dua varian rasa, yakni ayam suwir dan ikan cakalang.

Di dalam satu porsi nasi kaput yang dikemas kerucut ini terdapat berbagai komposisi. Bagian atas adalah nasi, kemudian di bawahnya terdapat aneka lauk-pauk.

Ada ikan cakalang atau ayam suwir, serundeng (parutan kelapa yang telah dimasak dan dibumbui), kacang panjang, dan kacang kedelai.

"Nasi yang saya gunakan menggunakan nasi organik. Rasanya sangat pulen dan tahan lama," ungkapnya.

Rasa dari nasi kaput ini gurih, nasinya pulen dan suwiran dari ikan cakalang memiliki rasa yang pekat. Ada juga sayur kacang dan kedelai menjadi pelengkap rasa.

Bagi Anda yang penasaran dengan rasa nasi kaput, bisa mencobanya.

Setiap hari Santi menjual nasi kaput di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di sekitar komplek pondok pesantren Al Munawwir, Krapyak.

Buka dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 08.30 WIB. "Ada sekitar 40 sampai 50 porsi setiap hari," kata Santi.

Tuesday, February 25, 2020

Sawahlunto Diusulkan Jadi Situs Warisan Dunia sejak 4 Tahun Lalu

Komite penanggung jawab daftar nominasi Situs Warisan Dunia UNESCO 2019 telah menetapkan salah satu kota di Provinsi Sumatera Barat, Sawahlunto menjadi satu di antara 44 nominasi destinasi untuk daftar Situs Warisan Dunia UNESCO 2019.

Menurut keterangan di situs web resmi UNESCO, Sawahlunto disebut sebagai kota penambangan batubara tertua di Asia Tenggara.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sawahlunto, Efriyantomengatakan, pihaknya telah memproses pengajuan Sawahlunto sebagai situs warisan dunia UNESCO ini sejak sekitar 4 tahun lalu.

"Itu sudah berposes ya dibilang lama sih belum juga, cuma untuk sebuah proses ke UNESCO ya tergolong cepat lah. Kita merintisnya kan sejak kira-kira 3-4 tahun lalu lah, kita sudah mulai merintis itu," ujar Efriyanto saat dihubungi KompasTravel, Rabu (26/6/2019).

Efriyanto mengatakan, ini adalah pengajuan pertama yang dilakukan pemerintah daerah setempat. Ia berharap nantinya Sawahlunto benar-benar ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO 2019.


Menurut Efriyanto, kelestarian benda cagar budaya menjadi keunggulan Sawahlunto. Meski demikian, dalam proses pendafraran ini pihaknya melakukan berbagai upaya tambahan.

"Sebagaimana lazimnya sebuah kota wisata, tentu dia tak terlepas dari 3A ya aksesibilitas, amenitas, dan atraksi wisata. Nah kami memang bergerak di ketiga hal tersebut. Pertama dari akses tentu kita bekerja sama dengan pihak provinsi untuk mempermudah akses menuju Sawahlunto dan tentu akses wisata menuju obyek wisata milik Kami. Kami pastikan semua dalam kondisi baik," paparnya.

Selain aksesibilitas, Pemerintah Kota Sawahlunto juga memperbaiki berbagai macam fasilitas umum yang menunjang amenitas wisatawan.

"Yang terakhir itu atraksi wisata sebagai kunci dari keberhasilan wisata kami tingkatkan dan kami maksimalkan," pungkasnya.

Pasar Kanoman Cirebon Kini Berwarna-warni

- Pasar Kanoman Cirebon, Jawa Barat kini terlihat berwarna-warni. Bangunan ruko-ruko di area yang juga kawasan Pecinan ini dicat aneka warna oleh PT Pacific Paint.

"Kami berusaha sebenarnya untuk memperindah. Fungsi cat itu ada dua, pertama melindungi dan memperindah," kata Direktur PT Pacific Paint, Suryanto Tjokrosantoso saat peresmian Pecinan Warna Warni di Pasar Kanoman Cirebon, Jawa Barat, Kamis (3/5/2018).

Ada sekitar 200 ruko di Pasar Kanoman yang kini berganti warna. Kanopi-kanopi bangunan juga diganti dan memberikan kesan cerah.

"Tujuan utamanya (pengecetan) pasar yaitu bagaimana suatu pasar tidak membuat satu pemikiran kalau saya ke pasar. Apalagi pasar tradisional itu adalah satu pasar yang bau, becek, kotor. Dengan konsep ini kita mau mengubah bahwa pasar itu juga instagramable," ujarnya.

Desi, seorang warga Cirebon mengatakan Pasar Kanoman sebelum dicat tampak kusam. Menurutnya, bangunan-bangunan di Pasar Kanoman sudah lama tak dicat.

"Semoga kondisi bangunan dicat ini bisa bertahan dan lebih aman dan tertib," ujarnya kepada KompasTravel.

Adapun pengecatan Pasar Kanoman Cirebon ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility PT Pabrik Cat dan Tinta Pacific atau Pacific Paint.

Kegiatan pengecatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Forum Pedagang Kanoman.

Sebelumnya, Pasific Paint telah melakukan pemugaran kampung di kawasan Tangerang dengan Kampung Bekelir dan Kampung Merah Putih di Kota Tual Ambon.

Monday, February 24, 2020

Nasi Penggel, Kuliner Khas Kebumen yang Hanya Ada di Pagi Hari

- Liburan ke Kebumen, Jawa Tengah, jangan lupa mencicipi makanan khas Kebumen yaitu nasi penggel. Hidangan yang hanya ada pada pagi hari itu wajib masuk ke dalam daftar wisata kuliner saat berwisata ke Kebumen.

Nasi penggel bisa ditemukan di Dusun Lengkongan, Desa Kebulusan, Kecamatan Pejagoan, Kebumen. Penjual nasi penggel berkumpul tepatnya di pinggir Jalan Raya Sokka setelah Jembatan Luk Ulo, sekitar dua kilometer dari Alun-Alun Kota Kebumen.

Di pinggir Jalan Raya Sokka di dua sisinya, ada beberapa lapak penyedia nasi penggel. Wisatawan bisa memilih penjual nasi penggel yang tersedia.

Salah seorang penjual nasi penggel, Akhmad Suparsono (54) mengatakan nama penggel diambil dari bahasa Jawa yang berarti bulat. Seperti yang terlihat, nasi yang disajikan memang berbentuk bulat.

"Nasi penggel ini makanan khas Kebumen. Dari nenek saya dan ibu saya sudah jualan. Nasi penggel khasnya untuk sarapan," kata Akhmad saat ditemui KompasTravel di warungnya, Senin (16/10/2017).

Wisatawan bisa mengambil sendiri nasi yang telah dibulat-bulatkan oleh penjual nasi penggel di dalam bakul. Nasi bulat tersebut seukuran bola pingpong dan lalu diletakkan di pincuk daun pisang.

Nasi yang diambil lalu akan dituangkan sayur dan lauk. Sayur ini merupakan lodeh santan berbumbu gurih pedas yang dicampur gori atau nangka muda, daun singkong, tempe, tahu dan melinjo.

Tidak ke Mal, Apa Hiburan Orang Jakarta Zaman Dahulu?

Sebelum dipenuhi pilihan mal, warga Jakarta terbilang kreatif mencari hiburan. Mereka senang berkumpul bersama keluarga dan teman untuk melakukan aktivitas menyenangkan. Ide aktivitas hiburan warga Jakarta zaman dahulu ini juga dapat menjadi inspirasi untuk berlibur di Jakarta, tanpa harus ke mal.

Berikut rekomendasi berbagai hiburan di Jakarta sesuai buku "Tenabang Tempo Doloe" karya Abdul Chaer dan buku "Jakarta 1950-1970 "karya Firman Lubis:

Radio jadi temuan bermanfaat bagi umat manusia. Tidak hanya untuk menyebarkan informasi tetapi juga hiburan. Zaman dahulu, tepatnya 1950-an hanya ada stasiun Radio Republik Indonesia yang mengudara. Tidak hanya musi, stasiun radio juga menyiarkan sandiwara radio.

Selain radio biasa, juga ada radio rakyat yang berasal dari PESARRA (Perusahaan Saluran Radio Rakyat) yang meneruskan siaran radio RRI melalui kabel ke rumah yang tidak memasang listrik. Caranya menyangkutkan kabel ke rumah pelanggan yang tersambung ke kotak berat berfungsi sebagai penguat suara.

Pada era 1950-an, mesin ngomong aslias gramofon juga terkenal. Hanya orang yang terbilang mampu dapat membeli gramofon. Untuk itu biasanya rumah yang memiliki gramofon selalu ramai anak-anak tetangga, sekalipun lagu yang diputar itu itu saja.

Film pertama kali ditayangkan pada 5 Desember 1900 di Tanah Abang oleh De Nederlandsch Bioseopi Maatschappij. Film yang diputar adalah film bisu dan tidak diputar di gedung bisokop permanen. Jadi pertunjukan diselenggarakan berpindah-pindah.

Ada juga bioskop rakyat dengan harga yang terjangkau. Penonton biasanya menonton film dari ruang bilik bambu yang tidak punya atap, sehingga saat gerimis penonton bubar. Jadilah bisokop ini sering disebut misbar.

Senin Kemarin, Ada Pembatalan 37 Penerbangan di Bandara Lombok

Bandara Lombok Praya sudah mulai beroperasi sejak Senin (27/11/2017) pagi, setelah sempat ditutup pada Minggu (26/11/2017) karena terdampak erupsi Gunung Agung.

Meski demikian, hingga Senin sore pukul 16.00 Wita, ada sekitar 37 pembatalan penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pembatalan penerbangan tersebut disebabkan dua hal, diantaranya 12 penerbangan akibat dampak penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan 25 pembatalan penerbangan permintaan dari pihak maskapai.

Kondisi bandara sudah berstatus normal operasi sejak pukul 06.00 WITA pagi tadi. Saat ini aktivitas di terminal masih terdapat beberapa penumpang di area check in dan beberapa petugas maskapai yang melakukan pengurusan rencana penerbangan akibat pembatalan penerbangan, kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura I, Israwadi dalam siaran pers yang diterima KompasTravel, Senin (27/11/2017) malam.

Secara rinci dari 12 penerbangan yang terdampak penutupan bandara Ngurah Rai Bali, terdiri dari beberapa maskapai penerbangan. Jumlah tersebut diantaranya Garuda Indonesia sebanyak 6 penerbangan (3 kedatangan dan 3 keberangkatan), Lion Air sebanyak 2 penerbangan (1 kedatangan dan 1 keberangkatan), Wings Air sebanyak 4 penerbangan (2 kedatangan dan 2 keberangkatan).

Sedangkan pembatalan penerbangan berdasarkan permintaan maskapai yaitu Garuda Indonesia 13 penerbangan (6 kedatangan dan 7 keberangkatan), Lion Air 2 penerbangan (2 keberangkatan), Air Asia 4 penerbangan (2 kedatangan dan 2 keberangkatan), Citilink 2 penerbangan (1 kedatangan dan 1 keberangkatan), dan Silk Air 4 penerbangan (2 kedatangan dan 2 keberangkatan).

Israwadi melanjutkan, Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Lompok Praya terus memonitor dan membantu pengaturan penumpang di terminal bandara, juga mengantisipasi adanya pengalihan pendaratan di bandara tersebut.

Salah satunya antisipasinya di Bandara Lombok Praya telah menyediakan kapasitas parking stand yaitu pukul 15.00 16.00 WITA untuk 4 Type B737 900 dan 2 ATR 72. Sedangkan pukul 16.00 18.00 WITA tersedia parking stand untuk 4 pesawat Type B737 900 dan 3 pesawat ATR 72.

Sunday, February 23, 2020

Pameran Kreatif di Gresik Bisa Jadi Agenda Wisata Rutin

Tiba-tiba muncul beberapa orang dengan dandanan aneh di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, Jawa Timur, Senin (3/4/2017) malam.

Ada yang berdandan ala pendekar, manusia sayur, bunga dengan ukuran besar, animasi hewan, hingga zombie. Mereka layaknya tokoh-tokoh yang biasa kita jumpai saat menonton film animasi.

Ternyata hal itu merupakan bagian dari suasana pameran kreatif yang coba diusung para pegiat seni yang ada di Gresik. Pameran kreatif ini digelar mulai Sabtu (1/4/2017) hingga Senin (3/4/2017) malam. Tidak hanya kesenian, namun beragam sajian usaha ekonomi yang sifatnya kreatif dari warga asli Kota Santri tersebut juga coba ditampilkan untuk menarik minat pengunjung.

Kami ingin antusias warga di Gresik, khususnya mereka yang memiliki usaha kreatif dapat tertampung dalam agenda ini. Sebab selama ini tidak hanya seniman, namun para pegiat usaha kreatif juga begitu kesulitan dalam menemukan wadah dalam memamerkan hasil kreasinya, ucap penggagas acara pameran kreatif tersebut, Kris Aji, saat ditemui di akhir penyelenggaraan acara, Senin (3/4/2017) malam.

Dari 15 jenis ekonomi kreatif Indonesia, baik kuliner, periklanan (advertising), arsitektur, pasar barang seni, kerajinan (craft), desain, fashion, video-film-fotografi, permainan interaktif, musik, seni pertunjukan (showbiz), penerbitan dan percetakan, layanan komputer dan peranti lunak (software), televisi-radio (broadcasting), riset serta pengembangan, hampir semuanya ditampilkan pada agenda pameran.

Hanya film saja yang tidak ada dalam acara kali ini, karena biayanya cukup besar. Sementara lainnya ada, dan sangat diminati oleh para pengunjung, jelasnya.

Bagaimana Cara Menuju ke Pattaya dari Bangkok? Ini Panduannya...

Selain mengelilingi Kota Bangkok, Thailand, tak jarang para turis ingin menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pattaya. Di Pattaya, turis dapat menikmati beragam destinasi dan atraksi yang ada di sana. Mulai dari pantai, kuliner, kafe, teater, hingga pertunjukkan lainnya.

Jika dari Bangkok, Anda pun bisa melakukan perjalanan pulang-pergi atau jika ingin menikmati Pattaya lebih lama, Anda bisa menginap di sana.

Jarak dari Bangkok ke Pattaya ini sejauh 150 kilometer. Jika menggunakan transportasi bus, lama waktu perjalanan sekitar tiga jam.

Nah, untuk Anda yang ingin menuju Pattaya dari Bangkok, bisa menggunakan transportasi umum. Jika Anda berada di Bandara Don Moeang bisa langsung menuju Terminal Bus Mo Chit.


Selain Terminal Bus Mo Chit, Anda bisa pula berangkat dari Terminal Bus Ekkamai. Untuk menuju terminal bus ini dari lokasi Anda, bisa menggunakan beberapa transportasi seperti bus kota, Bangkok Mass Transit System, ataupun taksi.

Untuk jadwal keberangkatan bus sendiri, dari Bangkok ke Pattaya sudah ada sejak pagi sekitar pukul 05.00 hingga pukul 22.00 waktu Bangkok.

Tak perlu khawatir, keberangkatan bus dilakukan setiap 30 menit sekali. Begitu pula sebaliknya dari Pattaya ke Bangkok.

Tarif bus dari Bangkok ke Pattaya maupun sebaliknya dikenakan sebesar 150 baht atau sekitar Rp 66.000.


Nah setelah membeli tiket, Anda juga harus memperhatikan nomor kursi yang tertera pada tiket. Maka dari itu, Anda pun harus duduk sesuai dengan nomor kursi yang ada pada tiket.

Perjalanan yang ditempuh memang cukup memakan waktu, apabila Anda belum mengisi perut, jangan lupa untuk membawa camilan ya.

Daftar Pantai dengan Ombak Kelas Dunia di Indonesia

Indonesia menjadi surga bagi para peselancar. Bahkan Indonesia punya julukan tersendiri di kalangan peselancar yakni "Disneyland of Surfing". Sebab, Indonesia punya banyak lokasi untuk berselancar yang seluruhnya menantang adrenalin.

"Ada banyak sekali pantai dengan ombak kelas dunia, dari barat sampai timur Indonesia, sampai di utara juga ada," kata Ketua Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Arya Subyakto saat ditemui di acara peluncuran Ya'Ahowu Nias dan WorldSurfing League Nias Pro 2018, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (25/6/2018).

Arya mengatakan posisi Indonesia yang diapit oleh dua samudera menimbulkan efek ombak kelas dunia.

Di ujung barat Indonesia, Arya menyebutkan ada Kepulauan Simeulue. Kawasan yang termasuk dalam Provinsi Aceh ini berada di tengah Samudera Indonesia. Tidak heran ombaknya yang mencapai lima meter dan menjadi surga bagi para penantang adrenalin.

Di Aceh, juga terdapat Pulau Banyak yang tak kalah terkenal dengan Kepulauan Simeulue.

"Untuk sekarang ada Mentawai juga yang sedang naik daun," kata Arya.

Kepulauan Mentawai lebih mudah dicapai dari Sumatera Barat. Salah satu aktor Hollywood, Liam Hemsworth, diketahui pernah berburu ombak di Mentawai.

Selanjutnya ada Pulau Nias di Sumatera Utara, dengan Pantai Lagundri yang didaulat sebagai salah satu dari 10 lokasi selancar terbaik di dunia.

Saturday, February 22, 2020

Kayanya Tradisi Jawa pada Semangkuk Bubur

Bubur ternyata tidak hanya sebuah kuliner biasa. Dalam masyarakat Jawa, bubur yang juga disebut jenang merupakan makanan yang memiliki banyak doa dan pengharapan mulia.

"Bubur terbagi jadi dua jenis, untuk konsumsi sehari-hari dan untuk keperluan ritual adat," ujar Murdijati Gardjito (75), Guru Besar dan peneliti pangan di UGM saat dihubungi KompasTravel, Sabtu (12/8/2017).

Dalam kebudayaan masyarakat Jawa yang tersebar dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur, bubur atau yang juga disebut jenang untuk keperluan ritual budaya terdapat tujuh macam.

"Karena bahasa Jawa tujuh itu pitu, buat orang Jawa singkatan dari pitulungan, minta permohonan kepada Tuhan, minta pertolongan kepada Tuhan agar hajatnya dikabulkan," kata Gardjito.

Ketujuh bubur beserta tradisinya tersebut terdiri dari dua corak yaitu bubur merah dan bubur putih, yang mengalami perpaduan.

Ketujuh bubur ini adalah:

Bubur ini hanya memakai garam, santan, dan daun salam. Disajikan kepada masyarakat seusai berkegiatan bersama. Sensasi wangi utamanya dari daun salam dan rasa gurihnya dari santan.

Minggu, Harris Day 2017 Digelar di Sentul, Yuk Gowes!

- Suka gowes? Ikuti fun bike 17 kilometer di Sentul, Jawa Barat, Minggu (10/12/2017) dalam rangka Harris Day 2017.

Harris Day 2017 digelar serentak di 5 kota yakni Jakarta (Sentul), Bandung, Semarang, Bali dan Batam. Nah, bagi Anda yang tinggal di Jakarta, datanglah ke Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Riesdian Tri Wibowo, Food and Beverage Manager Harris Hotel Sentul City, selaku Project Leader Harris Day 2017 di Jakarta mengatakan acara fun bike 17 kilometer dimulai dari halaman Harris Hotel Sentul City, Bogor dan finish di hotel ini juga. Jarak 17 kilometer diperkirakan menghabiskan waktu sekitar 1 jam 45 menit.

"Gowes sejauh 17 kilometer mengelilingi wilayah di seputaran Sentul dengan suasana jalan yang berbeda-beda dan cukup menantang. Ada jalan lurus, jalan tanjakan dan lain-lain," kata Riesdian dalam jumpa pers belum lama ini.

Selain Harris Hotel Sentul City, lanjut Riesdian, penyelenggara Harris Day 2017 di Jakarta melibatkan Harris Hotel Conventions Bekasi, Harris Hotel Conventions Kelapa Gading, Harris Suites FX Sudirman, dan Harris Hotel Tebet.

Untuk Harris Day 2017 di Sentul, peserta yang sudah mendaftar dan pasti hadir sebanyak 481 orang. "Target kita 750 peserta," katanya.

Peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 60.000 di mana peserta akan mendapatkan kaos, snack, lucky draw, dan asuransi.

Marketing Communication & Event Manager Harris Hotel Sentul City, Popi Haflan mengatakan untuk pertama kali peserta Harris Day 2017 diasuransikan. Alasannya medan yang akan dilalui para peserta fun bike cukup menantang.

Masa asuransi berlaku maksimal 12 jam yakni dari pukul 05.00 hingga 17.00 WIB (acara selesai). Penerima asuransi adalah mereka yang berumur 5-65 tahun.

Riesdian menambahkan, bagi 100 peserta pertama yang tiba di titik-titik yang sudah ditentukan akan mendapatkan pin dan pin tersebut dapat ditukar dengan suvenir saat tiba di finish.

Satu hal lagi, sambung Riesdian, tema Harris Day 2017 adalah festival, di mana peserta fun bike dapat mengikuti acara-acara menarik seperti free style BMX, zumba, food festival, live band, penampilan para DJ serta lucky draw.

Tahun Ini, Bupati Semarang Pastikan Bangun Museum Benda Cagar Budaya

- Sebuah museum untuk menyimpan benda purbakala akan segera dibangun di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang. Tepatnya di bekas Kantor Kawedanan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Bupati Semarang, Mundjirin, mengatakan bahwa dengan adanya museum maka benda cagar budaya (BCB) tak bertuan yang banyak tersebar di wilayah Kabupaten Semarang nantinya akan lebih terawat dan terpelihara di museum ini.

"Tahun ini akan kami bangun dan ini merupakan salah satu program dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) kami. Syukur museum itu nantinya bisa dikembangkan menjadi tempat wisata," kata Mundjirin, Senin (17/4/2017).

Saat dimintai tanggapan tentang pemindahan Yoni di dusun Derekan, Kelurahan Harjosari, Bawen, Minggu (16/4/2017) yang mendapat penolakan warga sekitar, Mundjirin menyatakan tidak akan berpolemik dengan hal itu. Pemkab Semarang akan menghormati keputusan masyarakat, bahkan justru akan berterima kasih apabila masyarakat mau merawat benda-benda cagar budaya yang ada di sekitarnya.

"Kalau mereka merasa khawatir kehidupannya akan terganggu dengan pemindahan Yoni ya mangga (silahkan) saja. Sebetulnya kita untung, dengan demikian masyarakat ikut handarbeni (memiliki)," ujarnya.

Mundjirin mengakui banyak benda cagar budaya yang tersebar di wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan berada di lingkungan pabrik atau perumahan. Maka dari itu ia menghimbau para pengembang yang di lokasi kegiatan usaha mereka untuk membuatkan tempat khusus benda peninggalan purbaka.a

"Mau dibuatkan tempat wisata juga boleh, asalkan tidak mengganggu pabrik. Tapi kalau mau dipindahkan ke tempat lain ya silahkan," pungkasnya.

Sebelumnya Petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah Bagian Perlindungan, Ngatno di sela proses pemindahan sebuah Yoni mengatakan bahwa wilayah Kabupaten Semarang merupakan salah satu lokasi penyebaran benda-benda cagar budaya peningalan masa Hindu-Buddha. Hampir di tiap desa atau kecamatan ditemukan adanya benda-benda purbakala ini.

"Sebaiknya memang ada tempat penyimpanan khusus. Tapi nanti kita lihat bagaimana keputusan Dinas Kebudayaan dengan pemindahan Yoni ini," katanya.

Friday, February 21, 2020

Menikmati Sejuk dan Asrinya Alam di Bendungan Candi Muncar Wonogiri

Berwisata ke daerah pergunungan merupakan pilihan yang tepat untuk mengisi liburan. Hawa sejuk dan segar mampu mengusir segala lelah dan penat rutinitas harian.

Bagi masyarakat Wonogiri dan sekitarnya, berwisata ke daerah pergunungan bisa dilakukan dengan mudah. Itu karena Wonogiri dikelilingi oleh banyak pergunungan. Sesuai namanya dalam bahasa Jawa, Wono atau Wana berarti hutan dan Giri berarti gunung.

Memang kebanyakan pergunungan di sekitar Wonogiri berada di bawah ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) sehingga udara sejuk masih kurang terasa. Meski demikian, ada obyek wisata Wonogiri yang berada di atas ketinggian 1.000 mdpl.

Obyek wisata itu salah satunya adalah Bendungan Candi Muncar yang secara administrarif berada di Desa Bubakan, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Jarak dari Kota Wonogiri adalah sekitar 32 kilometer dengan waktu tempuh kurang-lebih satu jam.

Obyek Wisata Bendungan Candi Muncar termasuk kawasan paling tinggi di Kabupaten Wonogiri dengan ketinggian sekitar 1170 mdpl. Hal itu membuat suasana khas pergunungan dengan udaranya yang sejuk dan segar begitu terasa di sini.

Bendungan Candi Muncar berada di lereng pergunungan Lawu Selatan. Kawasan pergunungan yang berada di selatan Gunung Lawu ini mendominasi sisi timur laut Kabupaten Wonogiri.

Sebuah telaga yang dikelilingi pergunungan hijau langsung menyambut pengunjung yang sampai di Bendungan Candi Muncar ini. Sama seperti namanya, ada bendungan sederhana yang membendung air telaga agar tidak langsung mengalir sekaligus ke sungai.

2018, Turis Milenial Lebih Banyak Berlibur ke Destinasi Domestik

- Chief Communication and Co-Founder Tiket.com, Gaery Undarsa mengatakan turis Indonesia milenial akan terus mengeksplor destinasi-destinasi wisata domestik dibandingkan destinasi wisata luar negeri pada tahun 2018.

"Menurutnya (destinasi wisata) domestik masih jadi raja. Karena Indonesia saja belum habis untuk dieksplore. Makanya Jokowi bikin 10 Bali Baru. Itu kan artinya belum habis," kata Gaery seusai seusai acara Konferensi Pers "Tiket 2.0. Mau Kemana? A Prologue to a New Us" di Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Menurut Gaery, destinasi wisata luar negeri masih dianggap mahal secara transportasi. Ia mencontohkan destinasi wisata Bangkok.

"Tapi Bangkok tiketnya mahal. Nah, misalnya ke Labuhan Bajo itu experience-nya beda. Karena di Indonesia itu nature. Kalau di luar negeri itu kan cari urban. Kalau ditanya milenial itu middle ke bawah. Mereka suka, kekinian, dan masih mentah," jelasnya.

Ia menyebutkan destinasi domestik masih akan diminati pada tahun 2018. Gaery sangat yakni pada pendapat yang ia kemukakan.

"Itu saya berani yakin. Medan, Berau, Labuan Bajo, Makassar, Manado bahkan Yogyakarta itu bakal tinggi banget. Karena di sekitar banyak destinasi wisatanya," ujarnya.

Turis Indonesia milenial juga diprediksi menyukai akomodasi non-hotel pada tahun 2018. Hal itu lantaran pilihan akomodasi non hotel dinilai lebih kompetitif secara harga.

"Yang bakal booming, actually sudah booming itu penginapan yang bukan hotel, (istilahnya dikenal) alternatif accomodation. Itu lumayan (terlihat). Hotel-hotel kalau ditanya itu takutnya sama alternatif accomodation," kata Gaery.

Ia melanjutkan, biasanya hotel-hotel berbintang mengincar turis Indonesia milenial di hotel bintang tiga. Namun, bila hotel bintang tiga dinilai memiliki harga murah, menurut Gaery, hal itu belum tentu benar.

"Tapi kalau di hotel cuma bisa dua orang. Kalau alternatif accomodation bisa diisi tiga, empat, hingga lima orang," katanya.

********************

Berapa Harga Sewa "Campervan" di Selandia Baru?

Selandia Baru menawarkan wisata petualangan dengan cara berbeda. Salah satunya adalah berwisata menggunakan campervan. Untuk lebih jelas, campervan adalah akomodasi berjalan yang umumnya berupa mobil berukuran besar yang dari segi interior mirip seperti rumah. Ada tempat tidur, toilet, dan dapur.

Di Selandia Baru, turis asing diperbolehkan menyewa dan mengendarai campervan untuk berkeliling. Tentunya ada syarat dan peraturan yang harus ditaati.

"Biaya sewa per hari beragam, tergantung musim dan tanpa dibatasi kilometer per harinya. Biaya lain termasuk asuransi dan uang jaminan yang dikembalikan pada akhir liburan Anda," tulis situs resmi Tourism New Zealand.

Dari pantauan KompasTravel di situs resmi Tourism New Zealand, harga campervan yang disebut juga sebagai motorhomes sangat beragam.

KompasTravel mencoba memesan campervan untuk Agustus 2017, dimulai dan berakhir di Auckland. Pilihan campervan adalah tipe Maui untuk empat orang yang dilengkapi dapur termasuk kompor, kulkas, wastafel, toilet, shower, serta tempat tidur. Harga sewa per hari berkisar 104 dollar AS atau setara dengan Rp 1,4 juta.

Bila dibandingkan dengan harga rata-rata kamar hotel termurah di bulan Agustus daerah Auckland, harganya adalah Rp 700.000 per malam untuk dua orang.

Jadi kesimpulannya harga campervan dan hotel sangat mirip. Bedanya campervan dilengkapi dengan fasilitas seperti dapur.

Namun patut diingat, sebelum memesan campervan di Selandia Baru, ada pos bujet lain yang harus disiapkan selain menyewa kendaraan. Pos bujet tersebut adalah bahan bakar, belanja bahan makanan, dan biaya masuk kemah caravan. Bujetcampervan dapat ditekan hingga 50 persen dengan membeli pass mingguan.

Tips lain dari Tourism New Zealand, jika ingin harga sewa lebih murah, hindari musim semi karena pemintaan sewa campervan sedang tinggi. Namun musim semi menjadi waktu terbaik untuk melihat keindahan alam Selandia Baru yang sedang penuh warna.

Thursday, February 20, 2020

Akhir Pekan, Yuk Napak Tilas ke 5 Tempat Bersejarah bagi Kemerdekaan RI

- Napak tilas mengenang Kemerdekaan RI dapat dilakukan lewat kegiatan menyenangkan, yakni wisata sejarah. Apalagi Hari Ulang Tahun ini RI ke 74 jatuh pada Sabtu (17/8/2019).

Akhir pekan ini merupakan saat yang pas untuk wisata sejarah mengenang detik-detik kemerdekaan Indonesia. KompasTravel merangkum 5 tempat wisata sejarah yang menjadi saksi bisu proklamasi Indonesia:

Rumah ini berada di daerah Rengasdengklok, sebuah kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Rumah ini merupakan tempat singgah saat Soekarno dan Hatta pergi ke Rengasdengklok saat dibawa oleh generasi muda seperti Sukarni, Kartowirjo, dan kawan-kawan mudanya pada 16 Agustus 1945.

Di sini Kamu bisa melihat kamar tempat Ir Soekarno beristirahat saat di culik oleh generasi muda.

Jalan 100 meter dari tempat itu dan kamu akan menemui Tugu Kebulatan Tekad, dimana markas PETA dulunya berada.

Tugu Proklamasi merupakan sebuah taman yang di dalamnya terdapat monumen dan tugu tentang Kemerdekaan Republik Indonesia. Pasalnya pada jaman dulu, tempat ini merupakan area bekas rumah Presiden Soekarno. Tugu ini beralamat di Jl. Proklamasi No.10, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Di tempat ini jugalah para proklamator membacakan naskah proklamasi di depan rakyat. Disini, kamu bisa menemukan replika naskah proklamasi berukuran besar dan monumen terdiri dari patung Bung Karno dan Bung Hatta yang berdiri kokoh dengan latar belakang 17 pilar besar terbuat dari marmer.

Untuk memasuki taman ini Anda tidak dikenakan biaya. Taman ini buka sejak pukul 06.00 sampai 21.00.

Menikmati Kopi Flores di Roots Cafe Maumere, Suasananya Beda...

Bagi Kamu penikmat kopi flores, tidak perlu khawatir saat berkunjung ke kota Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tentunya, menyeruputi kopi itu lebih nikmat bila di tempat yang tepat, nyaman, dan bersih.

Di kota Maumere, saat ini, Kamu bisa menikmati kopi di tempat yang baru dengan suasana yang baru pula yaitu di Roots Cafe.

Kafe ini terletak di Dusun Habibuang, Desa Langir, Kecamatan Kangae. Jarak dari kota Maumere ke kafe ini sekitar 5 kilometer.

Minggu (26/5/2019), saya ditemani teman berkunjung ke Roots Cafe. Tujuan kami adalah menikmati suasana hening. Kami tiba di kafe itu pukul 06.00. Pelayan di Roots Cafe menyambut kami dengan senyum ramah.

Sebelum masuk lopo, kami berkeliling mengamati kafe baru yang ada di bukit itu. Suasananya tampak hening. Tampak lopo-lopo dipenuhi tamu yang lagi asyik ngopi sambil ngobrol. Ada juga yang asik berselfie.

Karena letaknya di atas bukit, dari kafe ini para tamu bisa menatapi kota Maumere yang dipenuhi gemerlap lampu.

Kami pun memasuki lopo yang kebetulan pemilik Roots Cafe, Firman Stevany sedang asyik bercerita dengan beberapa tamu. Ia menyapa kami dan mengucapkan selamat datang di Roots Cafe.

Kemudian, ia meminta kepada pelayan kafe untuk membuat kopi buat kami berdua. Tiga menit berselang, seorang nona datang menyuguhkan kopi 2 gelas. Kami lalu menyeruputi kopi itu. Rasanya memang benar-benar nikmat. Aromanya menyegarkan.

"Ini kopi asli Flores. Setiap tamu yang berkunjung ke sini selalu memesan kopi untuk menemani diskusi mereka. Segelas kopi ini harganya Rp 5.000," ungkap Firman Stevany kepada Kompas.com, Minggu (26/5/2019) sore.

Mengenal The Canopi Bintan, Perkemahan Mewah Berkonsep Nomadic Tourism

The Canopi Bintan yang berada di Kepulauan Riau terkenal dengan keindahan alam yang memukau. Panormanya kerap menarik wisatawan mancanegara seperti Singapura, Australia, dan China.

Letaknya berada persis di sepanjang laguna air tawar terbesar di Asia Tenggara. Lokasinya pun tak jauh dari Singapura, hanya sekitar satu jam perjalanan dari Kota Singa itu.

The Canopi Bintan merupakan kawasan wisata berbasis perkemahan mewah atau glamour camping. Saat ini, The Canopi Bintan memiliki amenitas baru berkonsep Nomadic Tourism.

Pengunjung akan disuguhkan jejeran 100 penginapan berbentuk tenda bertema safari. Tak hanya itu, penginapan ini memiliki teras dan taman pribadi yang bisa dijelajahi.

Para pengunjung dapat merasakan beraneka macam wisata pantai patut dicoba seperti jet ski, bumper boat, jetovater, dan flying water jet bike.

Pengunjung bisa menjelajahi hutan bakau pribadi pada waktu siang ataupun malam. Ada juga fasilitas ATV dan hiking untuk menjelajahi tanah Bintan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan The Canopi Bintan banyak diminati investor karena karakter bisnisnya yang murah, cepat operasional, dan cepat kembali modal, sesuai dengan karakter pasar potensial.

Dia mengatakan, kondisi ini sesuai dengan segmentasi yang disasar, yakni wisatawan milenial.

Saya berani membuat tagline nomadic tourism yakni solusi sementara, sebagai solusi selamanya. Hal ini sudah terbukti dan sesuai dengan keadaan saat ini, dan ini bisa menggaet wisatawan milenial dari negara tetangga, karena konsepnya menyuguhkan pengalaman seru, ujarnya di Bintan, beberapa waktu lalu.

Nomadic tourism dinilai menjadi kebutuhan wisatawan milenial sekaligus solusi dalam mengatasi keterbatasan dalam membangun kawasan wisata 3A, yakni Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas.

Wednesday, February 19, 2020

PT KAI Daops 9 Jember Siapkan Personel Tambahan di Perlintasan KA

- PT Kereta Api Daerah Operasional 9 Jember, Jawa Timur, menempatkan sebanyak 61 orang di 39 titik pintu perlintasan tanpa penjagaan, selama musim angkutan lebaran tahun 2017.

"Jadi personel ekstra tersebut mulai akan ditempatkan sejak tanggal 15 Juni hingga 11 Juli Tahun 2017," ungkap Manager Humas PT KAI Daops 9 Jember, Luqman Arif, Rabu (14/6/2017).

Sebelum diterjunkan ke lapangan, lanjut Luqman, personel tambahan itu diberikan pelatihan terlebih dahulu.

"Sudah kami berikan pelatihan terlebih dahulu selama empat hari, dan besok akan kami terjunkan ke lokasi," katanya.

Selain menerjunkan personel untuk menjaga pintu tanpa penjagaan, PT KAI Daops 9 Jember, juga menerjunkan personel di daerah rawan bencana alam.

"Kami juga tempatkan 22 orang petugas penjaga daerah rawan dan petugas pemeriksa jalur KA ekstra sebanyak 28 orang," ungkapnya.

Luqman berharap, dengan pola antisipasi tersebut para penumpang bisa menikmati perjalanan dengan nyaman dan tenang.

"Tentunya ini bagian upaya kita untuk membuat para penumpang merasa nyaman dan aman selama musim mudik lebaran," katanya.

6 Tips Traveling ke Eropa buat Kamu yang Berdompet Tipis


- Sejumlah negara di Eropa identik dengan kemegahan kota dan pusatnya barang-barang bermerek. Tak heran, banyak wisatawan harus merogoh kocek dalam-dalam ketika traveling ke 'Benua Biru'.

Kendati demikian, bukan berarti kamu tidak bisa ke Eropa dengan biaya lebih murah. Dikutip dari laman Breaking Travel News, berikut ini 7 cara traveling untuk kamu yang berdompet tipis.


Beberapa kota besar di Eropa Barat seperti London, Paris, Belin, dan Roma terkenal mahal. Karenanya, pertimbangkan destinasi tujuan di Eropa Timur seperti Polandia, Hongaria, Bulgaria, atau Rumania. Beberapa negara tersebut menyediakan paket wisata lengkap.

Jika bujet dirasa benar-benar terbatas, cobalah lakukan riset harga ke kota-kota menakjubkan dan berbiaya murah menurut Forbes, yakni Naples (Italia), Albufeira (Portugal), Dubrovnik (Kroasia), Karpathos (Yunani), dan Piran (Slovenia).


Matt Kepnes, pendiri laman NomadicMatt.com memberikan tips untuk mencari oleh-oleh murah ketimbang tujuan wisata populer. Matt percaya bahwa berpikir terbuka tentang destinasi wisata dan menjadi pribadi fleksibel dapat menghemat banyak biaya traveling.

Di musim panas, tiket transportasi ke tujuan populer Eropa berada pada titik tertinggi dengan total pemesanan yang cukup banyak dan antrean yang relatif panjang.

Jika Anda ingin menikmati Eropa dengan harga miring, pergilah ke Eropa Oktober-April ketika cuaca masih menyenangkan, suasananya lebih santai, dan harga tiketnya turun.

Apa Keuntungan Berwisata Laut dengan "Live on Board"?

- Wisata keliling perairan Indonesia bisa Anda coba dengan cara " Live On Board" (LOB). Anda bisa menginap di kapal kayu atau phinisi, lalu mengunjungi obyek-obyek wisata baik di laut maupun darat.

Lalu apa yang membedakan LOB dengan wisata bahari lainnya? Ecy selaku Sales & Reservation dari sebuah penyedia wisata LOB, Pearl of Papua, menyebutkan beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh wisatawan.

"Kalau resort kan gak bisa menjangkau semuanya, itu pemula-pemula yang tinggal di resort. Kalau diver yang sudah profesional, mereka pilih LOB karena menjangkau semuanya sampai ke selat-selat dan laguna paling kecil," kata Ecy kepada KompasTravel di sela-sela acara Deep & Extreme 2017 di Jakarta beberapa hari lalu.

Ia mengatakan wisata LOB menawarkan sensasi petualangan di tengah laut. Kapal yang wisatawan tumpangi akan berlayar di tengah laut dan menuju titik-titik selam.

"Kalau privat jelas, satu kapal itu 15 orang. Pengalaman makan di atas kapalnya juga menarik. LOB itu juga makan di tengah laut. Bisa dengar suara ombak di laut," tambah Ecy.

Biasanya operator wisata LOB juga akan mengajak wisatawan untuk menuju satu pulau di tengah laut untuk barbecue.

Thian selaku Chief of Reservation dari penyedia wisata LOB lainnya, Grand Komodo, mengatakan wisata LOB tak terbatas dalam pergerakan. Salah satunya ketika menjelajah tempat-tempat wisata.

"Kalau stay di resort kan naik speed boat. Dia (kapal cepat) dibatasi jaraknya. Kalau terlalu jauh bensinnya bagaimana, kalau ombak besar bagaimana," ujar Thian kepada KompasTravel padakesempatan yang sama.

Tuesday, February 18, 2020

Cara Menuju Museum Maritim Tanjung Priok dengan Transportasi Umum

Museum Maritim merupakan destinasi wisata sejarah baru yang berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Untuk menuju lokasi itu Anda dapat memanfaatkan transportasi umum. Halte Tanjung Priok merupakan halte terdekat dari Museum Maritim. Anda dapat menggunakan Tranjakarta rute PGC 2- Tanjung Priok atau Kota-Tanjung Priok.

Sedangkan stasiun paling dekat adalah Stasiun Tanjung Priok. Anda dapat menggunakan KRL rute Jakarta Kota-Tanjung Priok atau Rajawali-Tanjung Priok.

Jarak Museum Maritim dengan Stasiun Tanjung Priok atau alte yang berlokasi di dalam terminal Tanjung Priok sekitar 2,3 kilometer. Jika tak ingin berjalan kaki, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan ojek.

Saat akan memasuki kawasan pelabuhan, anda harus membayar biaya masuk Rp 3.000. Jarak gerbang masuk pelabuhan dengan Museum Maritim tak begitu jauh.

Kepala Museum Maritim Tinia Budiati mengatakan, saat ini akses masuk menuju Museum Maritim memang belum terlalu mudah. Namun rencananya, pengelola akan menyediakan mobil antar-jemput untuk para pengunjung dari Halte atau Stasiun Tanjung Priok.

Pengelola baru saja menggelar soft launching museum ini pada 7 Desember 2018. Progress pembangunan museum sendiri telah mencapai 70 persen dan diperkirakan akan selesai pada bulan Juli 2019.

Selama pembangunan belum selesai 100 persen, pengunjung sudah dapat mengunjungi mseum kemritiman pertama di Indinesia ini secara gratis.

Meski demikian pengelola belum dapat memastikan berapa besaran tarif masuk yang akan dikenakan kepada pengunjung museum yang dikelola PT Pelindo II ini nantinya.

Menurut Tinia tarif masuk museum akan ditentukan saat pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola museum-museum yang dikelola swasta lainnya di Jakarta.

Sebagai informasi, Museum Maritim buka setiap hari Selasa hingga Jumat pada pukul 09.00-16.00 WIB, kemudian hari Sabtu hingga Senin pada pukul 09.00-17.00 WIB.

Setiap hari Senin dan hari libur nasional museum ini tutup.

Unsur Penampilan Saat "Solo Traveling", Pentingkah?

Transportasi, akomodasi, dan gadget adalah beberapa hal penting selama traveling. Namun selain itu, penampilan yang stylish juga bisa jadi unsur penting saat liburan. Termasuk jika Anda seorang solo traveler.

Amalla Vesta, seorang traveler Indonesia yang sering melakukan perjalanan seorang diri mengatakan bahwa setidaknya ada empat hal terpenting saat solo traveling.

"Yang paling utama adalah soal transportasi, akomodasi,itinerary, dan yang tak kalah penting soal budget. Dan pastikan saat merencanakan solo traveling, nantinya perjalanan kita akan terasa aman, nyaman, sekaligus jangan lupa untuk selalu tampil stylish," tutur Vesta.

Bagi pengelola akun @SwankyTraveler dan @LiburanLokal ini, penampilan adalah hal yang penting meski sering dianggap remeh oleh banyak wisatawan. Menurutnya, tampil chic saat melakukan perjalanan akan membuat perjalanan semakin nyaman.

"Intinya, memang harus memilih pakaian yang simpel dan nyaman dipakai selama perjalanan. Tapi usahakan tetap gaya," tuturnya.

Lewat gayanya, lanjut Vesta, seorang wisatawan bisa menonjolkan karakter dirinya. Namun ada baiknya Anda tidak menggunakan pakaian yang bisa mengundang kejahatan, apalagi bila berada di kawasan yang tidak familiar.

"Jadi saya sarankan untuk mencari info sebanyak-banyaknya terlebih dulu soal kawasan yang dikunjungi, dan jadilah smart traveler," tutur Travel Consultant itu.

Vesta juga menyarankan agar para wisatawan memilih untuk membawa tas yang ringan dan mudah dibawa-bawa ke mana saja.

"Selain membawa barang yang bikin nyaman, ditambah rasa percaya diri dan open minded, solo travelingakan jadi lebih menyenangkan, lho!" ujarnya. (INTAN Y SEPTIANI/NOVA.ID)

Jelajahi Negeri Ajaib di Museum ArtScience Singapura

Berencana liburan ke Singapura antara bulan April hingga September 2019 mendatang? Jangan lewatkan untuk mengunjungi salah satu destinasi wisata di Singapura, yakniMuseum ArtScience.

Khususnya untuk para pecinta seni, karena pameran Wonderland ang dikembangkan olehAustralian Centre for the Moving Image (ACMI),akan memulai tur pertamanya di Museum ArtScience pada 13 April hingga 22 September 2019.

Adapun pameran Wonderland ini merupakan pameran interaktif yang mengangkat kisah abadi karya Lewis Carroll tentang seorang anak perempuan bernama Alice dan petualangannya di negeri ajaib (Wonderland).

Pameran ini mengungkap bagaimana para seniman dan pembuat film menuangkan Alice dan kisahnya selama lebih dari seabad.

Dengan menggabungkan koleksi pilihan materi-materi di balik layar, pameran ini mencakup lebih dari 300 artefak dan objek, termasuk koleksi buku edisi pertama, gambar, kostum asli, film, proyektor lentera ajaib, animasi, boneka, dan juga karya asli perancang teater Anna Tregloan, dan studio digital kreatif, antara lain Sandpit, Grumpy Sailor dan Mosster Studio.

Direktur Eksekutif Museum ArtScience, Honor Harger mengatakan Wonderland ini akan membawa pengunjung masuk ke lanskap imajinasi Alice, bertemu para makhluk yang terkenal dalam kisah-kisahnya dan menjelajahi dunianya dengan suguhan yang kreatif.

Ada pun pintu rahasia yang wajib ditemukan, laci misterius untuk digeledah dan koridor berliku untuk menavigasi yang disertai dengan alat peraga yang unik dan pengalaman digital yang luar biasa dengan menampilkan kisah Alice menjadi nyata," kata Honor Harger dalam keterangan tertulis, Senin (18/3/19).

Sementara itu, CEO dan Direktur ACMI, Katrina Sedgwick mengatakan dalam pameran tersebutjuga menampilkan adaptasi gambar bergerak dari mainan optik edisi awal hingga serangkaian teknologi baru yang digunakan dalam pembuatan film karya Carroll.

Para pengunjung dapat menyelami dunia ajaib mulai dari memasuki ruang tamu Lewis Carol, lalu ke Hallway of Doors, kemudian ke Pool of Tears,dan berpetualangdiQueen's Croquet Ground.

Setelah itu pengunjung juga bisa menemukan sebuah meja lengkap dengan piring dan cangkir dalam Mad Hatters Tea Party.

Tiket bisa didapatkan mulai 1 April 2019. Harga tiket untuk orang dewasa yakni 19 dollar Singapura atau sekitar Rp 200.000 per orang.

Tiket anak-anak dan lansia seharga 14 dollar Singapura atau sekitar Rp 150.000 per orang.

Namun ada pula harga paket keluarga untuk dua anak dan dua dewasa seharga 54 dollar Singapura atau sekitar Rp 570.000.

Monday, February 17, 2020

Ada "Cashback" Sampai Rp 1,5 Juta di Singapore Airlines - BCA Travel Fair

-Maskapai penerbangan asal Singapura, Singapore Airlines menggelar pameran wisata bertajuk "Singapore Airlines - BCA Travel Fair" di Mal Gandaria City, Jakarta, Jumat (4/8/2017) hingga Minggu (6/8/2017).

Singapore Airlines menggandeng BCA sebagai mitra bank, dan dan menawarkan berbagai promo untuk nasabah BCA dalam Singapore Airlines Travel Fair.

"Di Singapore Airlines Travel Fair ada cashback sampai Rp 1,5 juta. Kami berikan cashback 700 kupon per hari," kata Manager Public Relations Singapore Airlines, Glory Henriettedalam Media Gathering Singapore Airlines di Gandaria City, Jakarta, Jumat (4/8/2017).

Ia mengatakan Singapore Airlines Travel Fair 2017 memberikan harga spesial untuk destinasi-destinasi yang diminati oleh penumpang. Destinasi-destinasi tersebut seperti Singapura, Hongkong, Eropa, India, Jepang, Australia, Selandia Baru, China, Dusseldorf, Stockholm, dan Amerika Serikat.

"Ke Hongkong Rp 2,1 juta. Harga normalnya Rp 5 juta. Harga itu tergantung berangkatnya kapan. Harga yang tertera itu sudah tiket pergi pulang, pajak bandara, fuel charge dan sudah termasuk cashback," jelasnya.

Periode penerbangan Singapura Airlines pada pameran wisata berlaku hingga bulan Juli 2018. Harga promo tak berlaku pada masa blackout date seperti Natal, tahun baru dan Lebaran.

Selain cashback, pemegang kartu kredit Singapore Airlines - BCA akan mendapatkan 3 kali KrisFlyer Miles dan Changi Dollar Voucher sebesar 20 dollar Singapura. Selain di Jakarta, Singapore Airlines - BCA Travel Fair 2017 juga diselenggarakan di Lippo Mall Kuta, Bali pada tanggal yang sama.

Menpar Sebut Sulawesi Utara "The Rising Star" Pariwisata Indonesia


- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menobatkan Sulawesi Utara (Sulut) sebagai "The Rising Star" pariwisata Indonesia lantaran mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisata hingga 600 persen dalam empat tahun terakhir.

Penghargaan tersebut akan diberikan kepada Sulawesi Utara pada event Jakarta Marketing Week yang akan digelar pada 25 April 2019.

"Dalam 4 tahun kunjungan wisman ke Sulut meningkat 6 kali lipat. Begitu juga pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dari sekitar 2 juta menjadi 4 juta atau dua kali lipat, 200 persen, padahal di daerah lain hanya sekitar 5 sampai 10 persen," ujar Arief di Kantor Kementerian Pariwisata, Senin (22/04/2019).

Ia menjelaskan, wisatawan mancanegara (wisman) yang mengunjungi Sulawesi Utara, terutama ke Manado dan Bitung pada 2015 mencapai 20 ribu orang. Kemudian pada 2016 meningkat dua kali lipat menjadi 40 ribu .

Sementara pada 2017, meningkat lagi menjadi 80 ribu wisman, dan meningkat dua kali lipat lagi pada tahun 2018 menjadi 120 ribu wisman.

Arief mengatakan, komitmen dari pimpinan daerah menjadi salah satu kunci keberhasilan Sulawesi Utara dalam mengembangkan sektor pariwisata.

Dalam peluncuran Calender of Event (CoE) Sulawesi Utara 2019, tiga event di antaranya masuk dalam 100 Wonderful Event 2019. Event tersebut adalah Festival Pesona Bunaken, Tomohon International Flower Festival, dan Festival Pesona Selat Lembeh.

Sulawesi Utara sendiri tahun ini menyelenggarakan 14 event unggulan di 15 kota dan kabupaten.

Bali-Kei Archipelago, Lomba Lari dan Pameran Musik Lintas Pulau

- Kontes lari dan pameran musik akan diselenggarakan di dua pulau indah Indonesia, Bali dan Kei, Maluku Tenggara. Dengan tajuk Bali-Kei Archipelago, acara ini akan diselenggarakan dari tanggal 5-8 Oktober 2017.

"Bali-Kei Archipelago adalah perkawinan sportventure dengan industri musik. Ini yang pertama di Indonesia bahkan di Asia, ada olahraga dan musik di dua pulau," kata penyelenggara Bali-Kei Archipelago, Andy Eric Manuhutu dari The Sophie's Choice saat ditemui di acara jumpa pers Bali-Kei Archipelago di Hotel Manhattan Jakarta, Kamis (20/7/2017).

Andy menjelaskan pada 5 Oktober 2017 akan diselenggarakan lari jarak pendek dengan jarak tempuh lima kilometer, 10 kilometer, 15 kilometer, dan 20 kilometer, juga lari jarak panjang dengan jarak tempuh 42 kilometer.

Sebanyak 50 kontestan (25 perempuan dan 25 laki-laki) tercepat di lari jarak panjang Bali akan diboyong ke Pulau Kei untuk diperlombakan kembali pada tanggal 8 Oktober 2017 untuk lari jarak panjang dengan jarak tempuh 42 kilometer.

Seluruh biaya, termasuk penerbangan 50 kontestan akan ditanggung oleh panitia. Di Pulau Kei juga diselenggarakan lari jarak pendek, dengan jarak yang sama dengan di Bali.

Untuk biaya pendaftaran lari jarak pendek, kontestan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 450.000 dan lari jarak panjang dikenakan biaya Rp 3 juta. Total hadiah untuk kontes lari jarak panjang dan pendek yang diberi nama Archipelago Run Cross Country adalah Rp 427,5 juta.

Pada 7 Oktober 2017, akan diselenggarakan pameran dan festival musik yang mengundang para pelaku industri musik juga penyanyi luar dan dalam negeri.

"Masih banyak yang belum tahu mengenal Kei. Tujuan acara ini juga untuk membangun kabupaten dan menambah pendapatan daerah," kata Andy.

Sunday, February 16, 2020

Dua Menteri Dijadwalkan Hadir di Cap Go Meh 2569 Singkawang

- Dua menteri negara dijadwalkan hadir dalam puncak perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2569 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (2/3/2018).

Kedua menteri tersebut adalah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Humas Panitia, Yoris Anes mengatakan, semula rencananya Presiden Joko Widodo juga direncanakan akan menghadiri perhelatan akbar tersebut.

Namun, dikarenakan agenda presiden yang padat, sehingga presiden diwakilkan oleh Menteri Agama memenuhi undangan dari panitia.

"Menteri Pariwisata juga direncanakan akan hadir, tapi dari informasi terakhir yang dipastikan akan hadir baru dua menteri itu," ungkap Yoris, Kamis (1/3/2018).

Selain para menteri, sejumlah pejabat juga dikabarkan akan menghadiri kegiatan tersebut.

Sebelumnya, ribuan masyarakat dan wisatawan tumpah ruah memenuhi kiri kanan jalan di sepanjang rute yang dilewati iringan pawai lampion di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Rabu (28/2/2018) malam.

Masyarakat dari berbagai kalangan itu pun membaur di tengah ingar bingar suara musik yang diputar dari pengeras suara di setiap kendaraan hias yang melintas.

Kenalkan Ini Simeulue, Surga Bagi Para Peselancar

- Air lautnya bersih dan jernih, sementara pantainya berpasir putih. Adapun ombaknya disenangi para peselancar karena memiliki ketinggian 5 meter, sehingga sangat pas buat bermain surfing atau selancar.

Ya, itu adalah gambaran singkat tentang keindahah Pantai Mahi-mahi Surf Resort, Simeulue, Aceh Utara. Dengan segala pesona bahari yang dimilikinya itu, Simeulue menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal dan mancanegara.

"Kalau belum datang pasti sulit membayangkan keindahannya. Silakan datang dan buktikan sendiri supaya enggak penasaran," tutur Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeule, Abdul Karim, Rabu (10/7/2019) di Simeulue, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan di Pantai Mahi-Mahi aroma Bali begitu terasa. Pasalnya di sini wisatawan mancanegara (wisman) terlihat menikmati hilir mudik sambil membawa papan surfing.

:Simeulue, Surganya Wisata Bahari

Di sini melihat bule-bule bermain surfing, menantang ganasnya ombak menjadi pemandangan biasa. Pokoknya pantai-pantai di Simeulue, surga bagi para surfers, kata dia.

Sebenarnya, kata Abdul Karim, tak hanya Pantai Mahi-Mahi, di Pulau Simeulue ada banyak pantai-pantai yang cantik, asri dan alami. Keindahannya pun tak kalah dengan pantai di Bali.

Nah, bila bosan dengan pemandangan pantai, Anda bisa berkunjung ke Batu Rundung Surf & Resort yang terletak di kaki Gunung Laayon Angkeo. Di sini Anda bisa melihat pemandangan eksotis samudera lepas.

Adapun bagi pecinta scuba diving, keindahan alam bawah laut di Pulau Simeulue juga tak kalah menarik dari pantainya. Untuk urusan makanan, di juga tersedia berbagai kuliner makanan khas Aceh yang menggugah selera.


Sadar akan potensinya, tim Bimbingan Teknis (Bimtek) Homestay dan Desa Wisata dari Kementerian Pariwisata ( Kemenpar) langsung berkunjung ke Pulau Simeulue dan menjelajahi pantai-pantai di sana.

Potensi wisata bahari kita memang world class semua, termasuk Simeulue ini, kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman.

Adapun Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Lokot Ahmad Enda mengatakan, jika disandingkan Pantai di Simeulue ini tak kalah dengan Krui di Lampung, Mentawai atau Nias.

Ombaknya oke, masyarakatnya ramah, panoramanya keren, kulinernya juga enak-enak. Ini benar-benar menjadi sekeping surga di Aceh," papar Lokot Ahmad Enda.

:Sail Nias, Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia

Sementara itu, terkait keindahan bahari di Simeulue, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan bahari adalah kekuatan pariwisata Indonesia. Pasalnya, banyak wisatawan datang ke Indonesia untuk menikmati kekayaan bahari Tanah Air.

Indonesia adalah negara kepulauan. Negara yang sangat kaya akan potensi bahari. Kekayaan ini harus terus diangkat. Serta diperkenalkan kepada wisatawan, papar Mantan Dirut PT Telkom itu.

Saturday, February 15, 2020

Entog Belimbing Kalio, Dagingnya Empuk dan Tak Amis

- Menyambut ulang tahun ke-19 Kota Depok yang jatuh pada tanggal 27 April 2018, Hotel Santika Depok ikut memeriahkan dengan menyajikan menu spesial, Entog Belimbing Kalio.

Menu spesial ini dikreasikan dengan buah yang belum banyak digunakan dalam memasak yaitu buah belimbing.

Sebagai ikon Kota Depok, belimbing menjadi pilihan Hotel Santika Depok sebagai bahan utama untuk promo Kafe Anjani bulan April ini.

Siaran pers Hotel Santika Depok kepada KompasTravel, Jumat (20/4/2018), menyebutkan Entog Belimbing Kalio ini memiliki daging yang empuk dan tidak amis. Disajikan dengan nasi, bakwan goreng dan asinan belimbing yang dicampur dengan asam.

Entog Belimbing Kalio dapat dinikmati di Kafe Anjani, lantai 3 Hotel Santika Depok dengan harga Rp 65.000 nett.

Selain menu Entog Belimbing Kalio, kafe ini juga menyajikan minuman segar yaitu Starlight, yakni mana perasan air belimbing dicampur dengan sirup leci.

Di sini rasa lecinya terasa, belimbingnya juga dominan. Warnanya kuning dan terasa nikmat jika disajikan dalam keadaan dingin. Starlight dapat dinikmati dengan harga Rp 30.000 nett.

Dalam memeriahkan ultah Kota Depok, Hotel Santika Depok juga memberikan diskon sebesar 27 persen untuk tamu yang akan makan ala carte di Kafe Anjani. Diskon ini berlaku hanya pada tanggal 27 April 2018.

Rumah Adat hingga Gelang Benang, Penangkal Gempa dari Desa Sade Lombok

Desa Sade merupakan salah satu desa wisata yang berlokasi di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Mendatangi tempat ini wisatawan akan dibawa untuk melihat lebih dekat tentang kehidupan Suku Sasak yang merupakan suku asli di Lombok.

Pada kunjungan penulis ke Desa Sade sekitar akhir Agustus 2018 silam, penulis sempat melihat beberapa warga, dan anak kecil yang mengenakan gelang putih seperti tali kenur, melingkar di tangan.

Tergerak rasa penasaran, penulis mencoba menanyakan perihal gelang tersebut kepada Amaq Rio, warga Desa Sade yang sekaligus berprofesi sebagai guide di tempat tersebut.

Gelang ini dipercaya untuk menangkal gempa, kata Rio.

Ia mengatakan, gelang tersebut merupakan gelang kapas asli yang disebut tikian. Gelang ini didapat oleh penduduk dari orang pintar yang ada di desa.

Tua, muda, besar kecil, semua pakai gelang benang, ujar Rio.

Selain gelang tikian, pada dasarnya Desa Sade memiliki rumah-rumah unik yang masih mempertahankan kearifan lokal.

Restoran yang Paling Diminati Orang Indonesia adalah...


Sebuah penelitian terbaru dari lembaga penelitian asal Australia, Roy Morgan yang dirilis bulan Juni 2018 menunjukkan ada beberapa restoran yang paling diminati di Indonesia.

Dari hasil penelitian tersebut, lebih dari 55 juta orang Indonesia berusia 14 tahun ke atas sebesar 34,3 persen memilih untuk makan di restoran keluarga dan di restoran cepat saji.

Dari 10 restoran yang ada di Indonesia, ada dua restoran yang paling diminati oleh orang Indonesia.

Saat ini dua jaringan restoran mendominasi pasar Indonesia. Restoran masakan padang lokal Restoran Sederhana dan restoran makanan cepat saji berbasis ayam goreng Amerika KFC, kata CEO Roy Morgan, Michele Levine dalam hasil penelitian tersebut.

Dalam rata-rata enam bulan di periode yang sama, Restoran Sederhana diminati lebih dari 28 juta orang Indonesia dan KFC diminati 24 juta orang Indonesia.

Jumlah pengunjung ini bukan hanya orang-orang yang menyantap hidangan di restoran. Namun, juga mereka yang membeli dan membawa pulang makanan serta membeli dengan fasilitas pesan antar.

Selain dua restoran tersebut masih ada beberapa restoran lain yang paling diminati orang Indonesia.

Seperti halnya McDonalds, Pizza Hut, Solaria, A&W, DCost, Hokben, Texas Fried Chicken, dan Es Teler 77, yang dikunjungi lebih dari 1 juta orang Indonesia dalam rata-rata enam bulan terakhir.

Dengan demikian, Michele juga menyimpulkan bahwa Indonesia memberikan peluang besar untuk mereka yang ingin mengembangkan bisnis.

Sudah lama diketahui bahwa Indonesia memberikan peluang besar bagi pebisnis yang ingin berekspansi ke pasar baru. Tetapi untuk gerai makanan cepat saji dan restoran, khususnya untuk ukuran sebenarnya dari pasar itu tidak pernah mudah, katanya.

Adapun data yang didapat oleh Roy Morgan ini dikumpulkan lebih dari 2.000 wawancara setiap bulan di seluruh pelosok Indonesia.

Pada Zaman Perang, Sambal Digunakan untuk Doping dan Vitamin Para Tentara

Saat ini cabai menjadi bahan penghasil pedas paling populer di Indonesia. Cabai biasanya dinikmati dengan berbagai macam gorengan, dicampurkan ke dalam masakan, hingga diolah dengan bahan lain menjadi sambal.

Namun taukah kamu? Pada zaman perang, cabai tak hanya digunakan sebagai pelengkap makanan. Sejarawan Kuliner Fadly Rahman mengatakan, pada masa lalu cabai juga digunakan para tentara sebagai doping dan pengganti vitamin.

Adapun doping merujuk pada penggunaan obat peningkat performa dan stamina tubuh.

Pada saat itu sambal dipakai sebagai penyemangat atau penggugah selera. Kemudian dikenal sambal serdadu. Sambal serdadu itu sambal yang dipakai tentara-tentara yang di medan tempur. Jadi mereka di dalam ransum mereka membawa sambel dan juga cabai rawit untuk membuat mereka tetap melek dan semangat, ujar Fadly saat dihubungi KompasTravel.

Fadly mengatakan, pada kondisi-kondisi darurat para tentara akan memakan cabai begitu saja. Namun yang lebih populer adalah konsumsi cabai dengan cara dihaluskan terlebih dahulu menjadi sambal.

Fadly mengatakan, secara ilmiah penggnaan cabai sebagai vitamin dan doping dapat dibenarkan.

Itu dibikin sambal atau cabe rawit dimakan agar tidak capek dan ngantuk. Kalau sekarang kita pakai vitamin dan suplemen, dulu mereka menggunakan cabai supaya mata mereka tetap melek, semangat dan selalu bersemangat. Karena zat kapsaisin pada cabai memang bisa memancing gairah, titak hanya makan tapi juga semangat, papar Fadly.

Namun lambat laun cara ini mulai ditinggalkan seiring dengan berbagai penemuan vitamin dan obat doping dengan bentuk lebih praktis dan mudah dikonsumsi.

Berbuka Puasa di Jakarta Utara, Ini Rekomendasi Restoran Seafood

Jakarta Utara menawarkan banyak restoran dan warung makan yang menjual hidangan boga bahari nan segar.

Menyantap hidangan boga bahari cocok untuk berbagi bersama teman atau keluarga. Berikut adalah rekomendasi restoran di Jakarta Utara untuk berbuka puasa:

Restoran di kawasan Ancol yang terkenal akan hidangan boga bahari segar. Pengunjung dapat memilih sendiri ikan, kepiting, udang, dan cumi yang ingin dimasak. Jika tidak ingin repot memilih juga dapat memesan langsung.

Restoran ini menawarkan pemandangan laut dan wisata perahu kepada pengunjung. Salah satu restoran favorit untuk keluarga di daerah Jakarta Utara.

Restoran Bandar Jakarta beralamat di Pintu Timur, Taman Impian Jaya Ancol Jalan Lodan Timur Nomor 7.

Ingin makan boga bahari segar, tetapi bujet pas-pasan? Cobalah ke daerah Kalimati tepatnya di tepi Jalan Hidup Baru. Ada banyak deretan warung makan tenda yang menjual boga bahari.

Harganya terjangkau dengan rasa mantap dan boga bahari segar. Pelayanan di warung makan tenda ini terbilang cepat karena biasa melayani tamu rombongan yang memesan dalam jumlah banyak.

Warung makan tenda di daerah Kalimati terletak di sepanjang tepi Jalan Hidup Baru.

Restoran ini tidak berada di tepi jalan persis, agak masuk ke dalam. Namun selalu ramai dikunjungi, khususnya oleh warga sekitar Jakarta Utara. Aroma Sop Seafood menawarkan aneka hidangan boga bahari dengan olahan bumbu peranakan.

Harganya terbilang terjangkau dengan kesegaran boga bahari yang dapat dilihat langsung di depan pintu masuk. Hidangan andalan restoran ini adalah ikan tim nyonya, ikan masak bumbu kuning yang menggugah selera.

Friday, February 14, 2020

Hitung Jumlah Wisatawan, Tiket Masuk Obyek Wisata Kebumen Dibedakan

- Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Azam Fathoni menyebut akan membedakan retribusi tiket masuk yang dikenakan kepada wisatawan saat berkunjung ke kawasan obyek wisata di Kebumen, Jawa Tengah.

Azam menyebut rencana tersebut akan diterapkan pada obyek-obyek wisata yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen.

"Kami kesulitan untuk menghitung kunjungan wisatawan asing dan domestik. Ini di tiket masuk sama saja. Kami sekarang mau mengubah retribusi tiket masuk," kata Azam kepada KompasTravel di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Azam mengatakan pengubahan itu dilakukan untuk memudahkan penghitungan kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik. Selama ini, lanjutnya, tiket masuk obyek wisata di Kebumen sama antara wisatawan mancanegara dan domestik.

"Ketika kunjungan wisatawan asing itu sekian, untuk orang domestik sekian. Sehingga bisa kelihatan kunjungan wisatawan asing dan domestik. Kita kesulitan untuk mendata," kata Azam.

Menurut Azam, pihaknya saat ini hanya memerkirakan jumlah kunjungan wisatawan ke Kebumen. Azam menyebut Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kebumen masih membenahi dan mengevaluasi rencana tersebut.

Obyek-obyek wisata di Kebumen yang dikelola oleh Pemkab Kebumen seperti Pantai Lohgending, Goa Petruk. Goa Jatijajar, Waduk Sempor, Pantai Petanahan, Pantai Suwuk, Pemandian Air Panas Krakal, dan Waduk Wadaslintang.

Wisatawan yang datang ke Kebumen, lanjut Azam, menyukai wisata pantai. Hal itu didasari karena Kebumen memiliki garis pantai sepanjang 57,8 kilometer dan karateristik yang berbeda di setiap pantai.

"Jadi kalau kita petakan untuk wisatawan ini kebanyakan ke pantai, ke goa juga ada tapi yang lebih banyak ke pantai," kata Azam.

Adapun pantai-pantai yang ada di Kebumen seperti Pantai Menganti, Pantai Ayah, Pantai Karang Bolong, Pantai Suwuk, Pantai Petanahan, Pantai Lampon, Pantai Bopong, Pantai Gebyuran, Pantai Surumanis, Pantai Karang Agung, Pantai Pecaron, Pantai Lembupurwo, Pantai Bopong, dan pantai-pantai lainnya.

Seperti Pantai Menganti, di sana memiliki karakteristik pantai yang berbeda dengan Pantai Suwuk dan Petanahan. Pantai Menganti memiliki daya tarik area perbukitan dan pasir putih.

Pengalaman Jadi Kakak Asuh Seharian di Mal Jakarta

Reihan (5) kecil takjub saat pertama kali masuk ke bioskop CGV di Mal Grand Indonesia. Reihan asli Petamburan, Jakarta Pusat. Tak pernah sekalipun ia masuk ke bioskop dan menonton film kartun layaknya anak-anak lain di Jakarta.

"Gelap banget kak bioskopnya," kata Reihan kepada saya.

Ia kemudian minta izin membuka sepatu dan kaos kakinya di bioskop.

Selama 1 jam 40 menit, mata Reihan terpaku pada layar besar yang menampilkan gambar warna-warni bergerak dari film Toy Story 4.

Ia belum dapat membaca, tetapi tampak betul menikmati film yang diputar.

Sampai ketika film tamat, ia masih terduduk membiarkan orang lain pergi terlebih dahulu.

"Tunggu, itu belum selesai kak. Nah itu masih ada lagi filmnya," pinta Reihan.

Hari itu Reihan dan 49 anak lain dari Yayasan Inisiatif Zakat Indonesia diajak untuk beraktivitas di Mal Grand Indonesia. Mulai dari santap siang, menonton bioskop, menonton pertunjukan tari, dan bermain di wahana permainan.

"Ini adalah program CSR rutin dari Grand Indonesia. Dalam satu tahun ada dua kali, saat libur sekolah pertengahan dan akhir tahun. Anak-anak yang kita ajak memang anak kurang mampu atau yatim piatu," kata Public Relations Manager Grand Indonesia, Dinia Widodo, Rabu (10/7/2019).

Setiap anak yang diajak ke Grand Indonesia didampingi kakak asuh yang berasal dari staf Grand Indonesia, staf tenant, dan media.

2018 Telkom Gencarkan Program Wi-Fi di Destinasi Wisata

- Di tahun 2018 Telkom akan gencarkan lebih banyak Wi-Fi di berbagai destinasi wisata Indonesia. Dengan kecepatan akses 100 mega byte per second (mbps).

Hal tersebut disampaikan GM Enterprise Tourism & Hospitality Service Telekomunikasi Indonesia, Dicke Adhitya, saat Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata IV 2017, di Jakarta Rabu (13/12/2017).

"Sekarang kita melihat kebutuhan internet itu sudah jadi kebutuhan primer. Kita mau dukung semua sektor termasuk pariwisata," kata Dicke kepada KompasTravel di sela Rakornas Pariwisata IV 2017.

Ia menambahkan internet tersebut disajikan dalam bentuk Wi-Fi corner dan Wi-Fi station. Keduanya merupakan rebranding dari wifi.id yang telah dicoba pada tahun 2016.

"Kalau di destinasi-destinasi wisata, yang kepadatannya cukup tinggi. Kita akan berikan di situ Wi-Fi corner, dengan 100 mbps," katanya.

Untuk perbedaan antara Wi-Fi corner dengan Wi-Fi station, Dicke belum mau menjelaskan. Menurutnya nanti akan segera di-launching program tersebut pada 29 Desember 2017.

Pada tahun 2016, beberapa destinasi wisata telah menggunakan Wi-Fi dari Telkom, seperti Candi Borobudur, Candi Ratu Boko, Candi Prambanan, dan Jatim Park.

Namun menurut Dicke, tempat-tempat tersebut belum menggunakan konsep terbaru yang akan di-launching nanti.

"Targetnya saya harus cek dulu, nanti pas launching ada kok. Sementara akan difokuskan ke destinasi utama yang kepadatan wisatawannya tinggi, macam Borobudur," tambah Dicke.

Thursday, February 13, 2020

Hotel Bergaya Klasik di Tengah Kota Yogyakarta

Menginap di Yogyakarta kini tak perlu sulit. Sudah banyak pilihan dari segi bujet, fasilitas, lokasi tempat menginap, hingga suasana yang ditawarkan penginapan tersebut.

Salah satu opsi menginap dengan suasana klasik, dengan tetap mengutamakan fasilitas bintang empat, yaitu Hotel Pesonna Tugu, Yogyakarta. Hotel ini juga hanya berjarak lima menit ke kawasan Malioboro dan Tugu Yogyakarta.

Hotel yang berlokasi di Jalan Pangeran Diponegoro nomor 99 Bumijo, Jetis, Yogyakarya ini menyuguhkan suasana klasik ala kolonial.

Kesan tersebut sudah terlihat dari arsitektur gedung dengan tiang-tiang pancang dan interior-interior dalam yang klasik, salah satunya kramik menggunakan tegel kunci, yang populer di era 1920-an.

"Konsep klasik kolonial ini tidak lepas dari lokasi Tugu yang dulu tempat bersejarah, rumahnya para bangsawan Belanda. Jadi mengadopsi sejarah zaman kolonial dulu," ungkap PR Manager Pesonna Tugu Yogyakarta, Diaz Widyastari, Sabtu (5/7/2017).

Namun hotel ini tidak seperti hotel bergaya kolonial lain yang terkesan menyeramkan. Hotel Pesonna Tugu merupakan bangunan baru, juga dengan fasilitas dan standar berbintang, membuat tamu bisa tetap menikmati suasana klasik kolonial tersebut.

Dari segi fasilitas, Diaz mengatakan Hotel Pesonna Tugu merupakan kelas bintang tiga dengan fasilitas bintang empat. Fasilitas unggulannya antara lain seperti kolam renang, yang bisa dinikmati semua kalangan.

Di hotel ini terdapat 138 kamar yang terdiri dari 106 kamar deluxe, 30 kamar panorama, dan dua kamar suite. Untuk menjaga waktu istirahat pengunjungnya, di dalam kamar, sudah terdapat bed (King Coil) pilihan twin atau single, juga kettle dan coffee-tea set, mini-bar, safe deposit box, LED TV, dan kulkas.

Salah satu yang ditonjolkan saat Anda menginap di sini ialah halal konsep. Mulai kelengkapan alat ibadah, resto yang dijamin halal dan tidak menjual alkohol, hingga para stafnya yang juga berhijab.

"Jadi jangan khawatir, sesuai tagline atau slogan Pesonna Tugu, yakni 'Lifestyle and Halal Concept'," ujar Diaz.

Bagi pengunjung yang ingin mengadakan meeting dan event, terdapat dua meeting room. Yaitu Diamond dengan kapasitas 100 orang dan Saphire dengan kapasitas untuk 30 orang.